Hendrar mengatakan budaya bepergian menggunakan kendaraan umum perlu ditanamkan sejak dini. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat wali kota yang akrab disapa Hendi itu akan mengkampanyekan naik kendaraan umum ke setiap SMP di seluruh Kota Semarang.
"Kita akan bagikan e-ticket bus Trans Semarang gratis kepada siswa dan siswi di SMP," kata Hendi, Selasa (14/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendi menjelaskan, selain e-ticket gratis tersebut, pihaknya saat ini sedang menyiapkan bus Trans Semarang khusus untuk pelajar, yang akan mulai beroperasi sejak pukul 05.30 WIB.
"Saat ini kami siapkan 16 bus Trans Semarang khusus pelajar, yang akan mulai beroperasi mulai jam 05.30 WIB," jelas Hendi.
Mengatasi kemacetan sudah berusaha dilakukan Pemkot Semarang dan instansi terkait, salah satunya memberlakukan jalur searah di sejumlah ruas jalan protokol. Meski sempat dikeluhkan warga sejak pemberlakuan pada awal 2017 ini, ternyata kebijakan jalur searah cukup membantu mengurai kemacetan.
Pelebaran jalan di sejumlah ruas juga akan dilakukan karena jumlah kendaraan yang terus bertambah. Selain itu, pembangunan simpang susun akan dilakukan di daerah Ngaliyan, Pedurungan, dan Banyumanik. (alg/nkn)











































