"Saya juga tegaskan sama warga sini, tadi dengar ngomong sama mereka, ada isu di sini mau digusur, tidak benar, itu tidak benar," kata Djarot kepada warga RW 06 Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).
Dia menegaskan hanya akan menormalisasi sungai tanpa merelokasi warga asli setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil blusukan-nya, Djarot mengetahui bahwa banyak saluran yang tak berfungsi, gorong-gorong yang buntu, dan kedalaman sungai yang dangkal di daerah itu. Hal inilah yang membuatnya ingin memperdalam sungai agar warga tak lagi kebanjiran saat hujan deras terjadi.
"Nah, salurannya tadi macet, mandek. Saya bilang sama RT-nya, nanti kita datang dan kemudian bersama-sama dengan warga kerja bakti karena tutup-tutup salurannya harus kita buka untuk segera dikeruk dan difungsikan. Harus," tegasnya.
Djarot menambahkan akan tetap menormalisasi Kali Sekretaris tanpa memandang menang atau kalah dalam Pilgub nanti. Setelah aktif, dia memastikan akan mengeksekusi kali tersebut.
"Kita kalah atau menang, nggak ada masalah. Yang penting adalah, kalau ada persoalan, kita akan datang dan dengan cara seperti ini kami bisa langsung setelah aktif untuk menindaklanjuti temuan-temuan di lapangan seperti ini," tutupnya. (nth/nkn)










































