Djarot: Kartu Jakarta Lansia Diluncurkan Tahun Ini

Djarot: Kartu Jakarta Lansia Diluncurkan Tahun Ini

Nathania Riris Michico - detikNews
Selasa, 14 Mar 2017 17:16 WIB
Djarot: Kartu Jakarta Lansia Diluncurkan Tahun Ini
Djarot dan Nenek Jamil di Cipulir / Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom
Jakarta - Wakil Gubernur DKI nonaktif yang juga petahana Djarot Saiful Hidayat memastikan akan menerapkan Kartu Jakarta Lansia (KJL) di tahun ini. Djarot mengatakan program KJL ini telah didiskusikan bersama Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelum mereka mengambil cuti kampanye.

"Sebelum cuti, akhirnya saya dengan Pak Ahok diskusi, kita luncurkan KJL tahun ini. Kenapa KJL, karena nanti fungsinya sebagai KTP. Setiap bulan nanti mereka akan ditransfer dana untuk membantu biaya hidup. Dana itu bisa dibeli untuk susu, vitamin dan makanan bergizi," kata Djarot di Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

Kartu ini nantinya dikhususkan bagi para lansia yang hidup berkekurangan atau tidak ditanggung oleh keluarga. Anggaran yang akan digunakan untuk KJL adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2017.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Program ini akan kita masukkan ke dalam APBD perubahan DKI 2017. Nanti akan dikoordinasikan oleh Dinas Sosial DKI sehingga kita punya data berdasarkan nama, alamat dan profil lansia di Jakarta seperti apa," jelasnya.

Baca Juga: Dengar Curhat Nenek Jamil, Djarot Janjikan Kartu Jakarta Lansia

Untuk mengeksekusi program ini, Pemprov DKI sedang melakukan pendataan jumlah lansia yang ada di enam kota wilayah DKI Jakarta. Khususnya, lansia yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Lansia yang termasuk golongan tidak mampu dan yang hidup sendiri namun menolak ditempatkan di panti jompo akan diprioritaskan untuk menerima KJL.

"Kita ingin mendata semua lansia yang hidupnya masih kekurangan. Karena mereka yang tidak bersedia ditampung di panti werdha milik Dinas Sosial DKI ingin dekat dengan keluarganya. Kita harus hargai itu. Bagaimana pun dekat dengan keluarga itu obat supaya sehat," lanjutnya.

Namun besaran dana KJL yang akan diberikan kepada lansia per orangnya masih belum ditentukan. Hal ini lantaran Pemprov masih menghitung berapa dana kebutuhan hidup yang diperlukan oleh lansia di Jakarta.

"Kita masih hitung ya besarannya berapa. Tapi tahun ini kita targetkan (KJL) sudah diberlakukan dan sudah masuk dalam APBD Perubahan DKI 2017. Dan ini hanya berlaku bagi warga Jakarta yang memiliki KTP Jakarta," tutupnya. (nth/imk)


Berita Terkait