Penerbang Pesawat Tempur Gelar Latihan Malam Hari di Lanud Rsn

Penerbang Pesawat Tempur Gelar Latihan Malam Hari di Lanud Rsn

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 14 Mar 2017 15:36 WIB
Penerbang Pesawat Tempur Gelar Latihan Malam Hari di Lanud Rsn
Foto: Dok. Lanud Rsn
Pekanbaru - Para penerbang pesawat tempur di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) akan berlatih malam ini. Warga sekitar diminta tidak terkejut dengan suara gemuruh dari pesawat tempur.

Latihan terbang melibatkan para penerbang tempur dari Skuadron Udara 12 dan 16 Wing 6 Lanud Rsn. Latihan digelar untuk melatih dan meningkatkan kemampuan tempur di udara pada malam hari dari Senin (13/3) hingga Kamis (16/3).

"Latihan ini dilakukan secara rutin oleh penerbang untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan mereka agar dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik di masa depan," kata Komadan Lanud Rsn, Marsma TNI Henri Alfiandi kepada detikcom, Selasa (14/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan adanya latihan terbang, Henri meminta masyarakat tidak terkejut dengan suara pesawat tempur. Sebab selama ini biasanya latihan dilakukan pagi dan siang hari.

"Dalam kondisi normal latihan akan dimulai pukul 16. 00 WIB maksimal berakhir pada pukul 22.00 WIB. Namun demikian hal itu juga akan tergantung situasi cuaca," kata Henri.

Penerbang Pesawat Tempur Gelar Latihan Malam Hari di Lanud RsnFoto: Dok. Lanud Rsn


Dalam latihan ini tidak hanya para penerbangnya yang meningkatkan kemampuannya, namun juga meningkatkan kesiapan para ground crew dan alutsista yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas.

"Sebagai satu-satunya Lanud operasional di Pulau Sumatera yang memiliki dua skadron tempur, tentu kesiapsiagaan operasi harus selalu terjaga guna menjalankan misi, kapanpun dibutuhkan, baik siang atau malam. Karena itu lah harus tetap dilakukan," kata Henri.

Henri berpesan kepada mereka yang berlatih untuk tetap mengutamakan faktor keselamatan.

"Tim harus memperhatikan dan mengutamakan faktor keselamatan terbang dan kerja, agar latihan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tanpa ada kendala hingga latihan berakhir," ujar Henri.

(cha/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini