Kepada Soni, Benedictus mengaku ditinggalkan istri dan harus menghidupi tiga anaknya.
"Pak, mohon izin Pak. Saya mau minta modal untuk usaha. Saya mau jualan di Senayan, Pak. Saya tinggal sendirian di Jakarta, nggak tahu lagi mesti gimana," kata Benedictus di Pendopo Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah pergi Pak, selingkuh dia Pak," jawab Benedictus.
"Tumben ini, biasanya yang laki-laki yang ninggalin," canda Soni.
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota, Selasa (14/3/2017). Foto: Bisma Alief/detikcom |
Soni menanyakan jenis usaha yang akan dirintis Benedictus bila mendapatkan modal. Benedictus mengaku ingin berdagang.
"Mau dagang minuman, snack-snack, dimsum, dan siomay Pak," ujar Benedictus.
Untuk mendapatkan modal, Benedictus juga menawarkan sepeda motornya untuk dijadikan barang barter. "Saya ada motor Pak, tapi belum diperbaiki. Saya pernah jatuh soalnya Pak," lanjutnya.
Soni pun berjanji akan memberikan modal Rp 7 juta kepada Benedictus. Namun, sebagai gantinya, Benedictus harus memberikan sepeda motornya kepada Soni.
"Ya sudah, saya kasih modal Rp 7 juta. Tapi motornya buat saya ya," ujar Soni.
"Iya Pak, nggak apa-apa, yang penting saya dapat modal," ujar Benedictus menyetujui tawaran Soni. (bis/fdn)












































Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota, Selasa (14/3/2017). Foto: Bisma Alief/detikcom