Lembaga Dakwah PBNU: Kami Siap Salatkan Jenazah Bila Ada yang Enggan

Lembaga Dakwah PBNU: Kami Siap Salatkan Jenazah Bila Ada yang Enggan

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 13 Mar 2017 19:25 WIB
Lembaga Dakwah PBNU: Kami Siap Salatkan Jenazah Bila Ada yang Enggan
Ketua Lembaga Dakwah PBNU Maman Imanulhaq (Foto: dok. Muhammad Ridho)
Jakarta - Lembaga Dakwah PBNU menegaskan setiap orang Islam wajib mengurus jenazah sesamanya. Ketua Lembaga Dakwah PBNU Maman Imanulhaq menyebut pihaknya bersedia mensalatkan jenazah yang ditolak di lingkungannya.

"Kami juga tegas menyatakan bahwa menjadi kewajiban umat Islam untuk mengurus jenazah muslim," kata Maman kepada detikcom, Senin (13/3/2017).

Politikus PKB ini menyebut kewajiban mengurus jenazah sesama muslim tak hanya mensalatkan saja. Umat Islam, menurut Maman, diwajibkan memberi bantuan hingga sampai memakamkan sesamanya yang meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai dari memandikan, mengkafani, mensalatkan, dan menguburkannya," papar anggota Komisi VIII DPR itu.

Maman menyebut Lembaga Dakwah PBNU siap mensalatkan jenazah yang ditolak oleh lingkungan tempat tinggalnya. Ia menegaskan setiap orang harus mengedepankan asas saling menghormati.

"Kami akan melakukan kewajiban itu bila ada yang enggan melakukan itu. Menghormati manusia adalah prinsip perjuangan kami," tegasnya.

Maman mengingatkan agar umat Islam Indonesia tidak melupakan ideologi bangsa, yakni Pancasila. Kebinekaan harus tetap dipertahankan demi menjaga keutuhan NKRI.

"Islam Aswaja Al-Nahdliyah tetap berdiri kokoh bersanding dengan ideologi Pancasila. Pancasila adalah kalimatu sawa. Kalimat yang menyatukan jiwa kita sebagai bangsa Indonesia," tegas Maman. (ear/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini