Peluru Nyasar Tembus Atap Sekolah di Palembang, Warga Berhamburan

Peluru Nyasar Tembus Atap Sekolah di Palembang, Warga Berhamburan

Raja Adil, - detikNews
Senin, 13 Mar 2017 19:08 WIB
Peluru Nyasar Tembus Atap Sekolah di Palembang, Warga Berhamburan
Foto: Raja Adil
Palembang, - Warga dihebohkan oleh suara letusan peluru tidak bertuan yang menembus atap di Madrasah Ibtidaiyah Qur'aniah IV Ilir Timur II, Palembang. Tidak ada korban jiwa, namun warga langsung berhamburan ke luar setelah melihat peluru menembus atap sekolah dan kursi.

"Kami sedang ngaji, tiba-tiba ada seperti suara petasan. Setelah dilihat, ada peluru yang jatuh dan tembus di atap sama kursi," ujar Hj Harisa (69) selaku Kepala Madrasah Ibtidaiyah, Ilir Timur II, Palembang.

Untung, warga yang ikut dalam pengajian rutin pada hari Senin dan Jumat dari siang hingga sore hari tersebut tidak sedang dalam keadaan bersandar. Pasalnya, peluru yang jatuh pada pukul 14.15 WIB tepat berada di sandaran kursi belakang warga yang mengaji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluru Nyasar Tembus Atap Sekolah di Palembang, Warga BerhamburanFoto: Raja Adil
Setelah melihat adanya peluru di lantai, Harisa, yang baru melangsungkan pengajian bersama warga sekitar satu jam, langsung menghubungi petugas Polsek Ilir Timur II, Palembang.

"Kalau bersandar pasti kena, karena jaraknya sangat dekat," imbuhnya.

Kapolsek Ilir Timur II Kompol M Hadi Wijaya saat tiba di lokasi mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mendalami asal-usul peluru yang jatuh dan menembus atap sekolah madrasah tersebut.

"Kita (Polsek, red) dihubungi pihak sekolah, katanya ada peluru nyasar. Langsung kita ke TKP, " ujarnya.

Namun pihak kepolisian belum dapat memastikan jenis dan senjata apa yang digunakan, termasuk dari mana datangnya. "Kita uji labolatorium dulu. Karena ini selongsongnya sudah hancur, jadi sulit kalau dengan kasatmata untuk memastikannya," ujar Hadi.

Peluru Nyasar Tembus Atap Sekolah di Palembang, Warga BerhamburanFoto: Raja Adil
Peluru menembus atap sekolah saat sedang berlangsungnya proses belajar Al-Quran yang diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga di sekitar sekolah.

Terkait kemungkinan peluru nyasar dari pihak berwajib, Hadi tidak dapat memastikan hal itu.

"Karena sudah hancur (peluru, red), jadi kita dalami dulu, yang jelas warnanya kuning," tandasnya. (fjp/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini