Sekjen Golkar Idrus Marham memastikan kalangan internal partainya solid meski ada gonjang-ganjing kasus megaproyek itu. Bukan hanya Novanto, sejumlah nama kader Golkar ikut disebut menerima aliran dana dari proyek e-KTP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Ada Kasus Korupsi e-KTP, Novanto: Golkar Tetap Solid dan Kompak
Novanto sudah membantah menerima uang dari proyek multiyear yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu. Idrus menyebut jajaran pengurus DPP Golkar percaya pada pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPR tersebut.
"Tetap percaya pada Ketum sesuai penjelasannya bahwa tidak terlibat dalam masalah ini. Kami tetap percaya pada Ketum Golkar, yang sudah beri klarifikasi," paparnya.
"Tentang penyebutan namanya, kita tidak perlu seandai-andainya. Kta bicara sekarang, itu tidak. Ya, tapi sebagai simbol juga tetap ada. Kita hormati. Kita percaya pernyataan Ketum," imbuh Idrus.
Golkar pun dipastikan tidak akan melangsungkan munaslub lagi. Sejak nama Novanto disebut menerima aliran dana dari proyek e-KTP, isu munaslub pun mencuat.
"Nggak ada, saya jamin 1.000 persen tidak ada itu (munaslub). Nggak ada. Kenapa tidak ada? Karena kita pengalaman semua. Nggak ada, kalau ada yang mau menggulirkan, patut dicurigai," tukasnya. (elz/imk)










































