DetikNews
Senin 13 Maret 2017, 17:09 WIB

Petani Kendeng Minta Jokowi Hentikan Pembangunan Pabrik Semen

Akhmad Mustaqim - detikNews
Petani Kendeng Minta Jokowi Hentikan Pembangunan Pabrik Semen Darto (Akhmad Mustaqim/detikcom)
Jakarta - Belasan petani asal Kendeng, Pati, Jawa Tengah, menyemen kaki mereka di halaman Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Salah seorang petani, Darto, berharap pemerintah menghentikan pembangunan pabrik semen di wilayah mereka.

"Kakinya sakit sebenarnya, tapi kita merasa dari sakit ini saya tahan, jangan sampai nanti anak-cucu yang merasakan seperti ini," ujar Darto di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).

Petani Kendeng Minta Jokowi Hentikan Pembangunan Pabrik SemenPara petani Kendeng menyemen kaki mereka Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom


Meski Darto hanya memiliki satu tangan akibat kecelakaan saat bekerja di Bengkulu, itu tak menyurutkan semangatnya berangkat ke Jakarta untuk menyuarakan aspirasinya. Bersama 17 petani asal Kendeng lainnya, mereka patungan untuk membayar travel.

"Saya terpaksa," ketika ditanya alasannya berangkat ke Jakarta.

"Saya ingin mengatakan ini kepada Pak Jokowi," sambung dia.

Petani Kendeng Minta Jokowi Hentikan Pembangunan Pabrik SemenFoto: Akhmad Mustaqim/detikcom

Petani cabai dari lereng Gunung Kendeng itu nekat ikut aksi menyemen kaki karena gelisah lahan mereka akan rusak. Dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegas menghentikan pembangunan pabrik itu.

"Pak Jokowi orang Islam, kalau kiai tahu kalau gunungnya habis bisa merusak keseimbangan alam. Pegunungan Kendeng adalah pegunungan purba yang menghidupi masyarakat dari zaman Majapahit sampai sekarang," ujar dia.

Dia bersama rekan-rekannya sesama petani lereng Kendeng itu berharap tuntutannya dipenuhi. "Kalau sekarang sampai pukul 17.00 WIB aksinya di sini, tapi kalau nggak ditemui besok ke sini lagi," kata Darto.

Darto pun menitipkan pesan untuk Jokowi agar tidak percaya kepada para pebisnis. Dia meminta Jokowi bisa percaya kepadanya.

"Jangan percaya sama orang yang berdasi, percaya sama orang sama petani," pesannya.
(ams/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed