"Saat ini masuk ke tahap pembangunan pagar terlebih dahulu, Jumat pagi groundbreaking sekaligus kita senam bersama. Wartawan boleh ikut senam pakai kaos, semua senam diiringi band Gus Plus. Gus itu Agus ya," ujar Plt gubernur DKI Jakarta, Sumarsono (Soni) di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).
Revitalisasi Lapangan Banteng ini akan meliputi 4 segmen. Mulai dari pagar, tugu, lapangan hingga taman. Masing-masing segmen akan mengeluarkan biaya yang besarannya berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang sudah jelas itu pagar, tugu dan lapangan dengan scheme pembiayaan saat ini untuk pagar Rp 6,5 miliar, ini ada dari kompensasi KLB (koefisien luas bangunan) sudah disiapkan bukan dari APBD. Untuk lapangan disiapkan anggaran sekitar Rp 6,3 miliar. Jadi dari KLB McD lah kalau nggak salah nanti kita akan bicara lebih lanjut. Kemudian karena menyangkut cagar budaya kawasan itu kita perlu sidang dewan ahli cagar budaya dulu," paparnya.
Untuk segmen tugu dan taman Soni berkata masih akan mencari kemungkinan pembiayaan dan kemungkinan itu itu berasal dari kompensasi KLB. "Untuk tugu dan taman itu kemungkinan nanti kerja sama dengan Sinarmas. Jadi ini sumbangan semua, saya kira ini sumbangan semua," jelasnya.
Setelah selesai direvitalisasi atau dipercantik, Lapangan Banteng akan menyuguhkan fasilitas lengkap.
"Lengkap dengan mandi air panas, kafetaria juga ada. Ada kopi, ada UMKM, makanan dan minuman tempat nongkrong. Semua kawasan dipagar seperti Monas ini. Di dalamnya ada lapangan bola basket. Jadi biar generasi muda (kegiatannya) disalurkan di situ," tutur Soni. (gbr/fdn)










































