"Bapak Kapolda sudah menyampaikan. Keterangan beliau bahwa ini jaringan baru dan tidak ada hubungan dengan MIT/kelompok Santoso," kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto saat dihubungi detikcom, Senin (13/3/2017).
Dari 9 orang itu, 6 orang ditangkap di wilayah Tolitoli, sedangkan 3 lainnya dibekuk di Parigi Moutong. Sebelum tertangkap, mereka telah berbaiat ke ISIS melalui seseorang di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Jadi mereka ini sebelum berangkat atau saat sebelumnya, itu sudah berbaiat ke salah satu ustaz di Makassar untuk baiat ke ISIS," ujarnya.
Baca juga: Terduga Teroris yang Diamankan di Sulteng Berencana Serang Polisi
Densus 88 Antiteror masih memeriksa dan mengembangkan penangkapan 9 terduga teroris tersebut. Mereka sebelumnya berencana hendak menyerang markas Polri dan TNI di Sulteng.
"Mereka rencananya menyerang Mako (Markas Komando) Polri dan TNI," tuturnya.
Para terduga teroris itu ditangkap di 2 tempat terpisah pada Jumat (10/3). Dari tangan para terduga teroris, polisi mengamankan beberapa jenis bahan peledak, yaitu belerang, arang, paku, spiritus, dan bahan sejenis lainnya. (idh/dha)











































