Polri Jalin Kerja Sama Antiterorisme dengan Polisi Afghanistan

Polri Jalin Kerja Sama Antiterorisme dengan Polisi Afghanistan

Idham Kholid - detikNews
Minggu, 12 Mar 2017 17:29 WIB
Polri Jalin Kerja Sama Antiterorisme dengan Polisi Afghanistan
Foto: Wakapolri Komjen Syafruddin di acara Police Conference of South Asia/Istimewa
Jakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin menghadiri acara Chiefs of Police Conference of South Asia and Neighbouring Countries di Kota Dhaka Bangladesh. Di Sela itu, Syafruddin melakukan pertemuan dengan tiga kepolisian negara lain untuk peningkatan kerja sama.

"Pagi ini kita akan melaksanakan tiga pertemuan dengan tiga negara sebelum konferensi ini dimulai, yaitu Afganistan, Bangladesh, dan Malaysia," kata Syafruddin dalam keterangannya, Minggu (12/3/2017).

Syafruddin mengatakan, komunikasi Polri dengan Kepolisian Afganistan merupakan suatu hal yang penting dan memiliki sejarah panjang. Selain itu, sejarah tentang terorisme di Afganistan juga panjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak pelaku terorisme yang senior dulu berlatih dan belajar di Afganistan. Syukur alhamdulillah, semua itu bisa kita atasi sampai saat ini dimana pelaku-pelaku itu ada yang dihukum sudah banyak, kemudian ada yang direhabilitasi. Yang senior-senior itu adalah lulusan Afganistan, Imam Samudra dan sebagainya," ujarnya.

Wakapolri Komjen Syafruddin di acara Police Conference of South AsiaWakapolri Komjen Syafruddin di acara Police Conference of South Asia Foto: Istimewa


Kata Syafruddin, masalah ekstrimisme juga jadi pembahasan saat pertemuan dengan Kepolisian Bangladesh. Gerakan-gerakan ekstrimisme yang terjadi di Bangladesh juga bagian dari yang berafiliasi ke ISIS.

"Untuk Bangladesh, di satu sisi sebagai tuan rumah tapi kejadian-kejadian yang bersifat ekstrimisme itu sudah mulai marak terjadi. Sehingga kita perlu kerja sama sepesifik," tuturnya.

Acara Chiefs of Police Conference of South Asia and Neighbouring Countries yang diprakarasai Interpol dan Kepolisian Bangladesh ini digelar di Kota Dhaka sejak 12-14 Maret 2017. Delegasi 21 negara hadir dalam acara itu.

Di antara bahasan konferensi tersebut yaitu masalah terorisme, pembatasan gerak eksrimisme dan transnasional crime tersebut. Sementara itu, Wakapolri didampingi sejumlah jajarannya seperti dari unsur Divisi Hubinter, Densus 88, dan Bareskrim Polri. (idh/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads