DetikNews
Sabtu 11 Maret 2017, 04:05 WIB

Ojek Online di Tangerang akan Kembali Pakai Atribut

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Ojek Online di Tangerang akan Kembali Pakai Atribut Driver ojek online beraktivitas bersama-sama. (Bil Wahid/detikcom)
Tangerang - Komunitas ojek online di Kota Tangerang akan kembali mengenakan atribut mereka. Hal itu dipastikan setelah kondisi dianggap aman pascarazia alias sweeping dua hari belakangan.

"Sore ini disebarkan kepada anggota. Semuanya sudah selesai, semua ojek online di Tangerang akan menggunakan atribut kembali," kata Ferry Budhi, koordinator komunitas ojek online Gograber, di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (10/3/2017).

Ferry menambahkan, dua hari belakangan memang banyak rekannya yang tidak mengenakan atribut. Itu dilakukan karena permintaan penumpang yang takut terjadi sweeping oleh sopir angkot.

"Karena permintaan konsumen sendiri, mereka masih trauma dengan kejadian kemarin. Kita sudah siapkan atribut, mereka minta, 'Tolong dong dibuka atributnya. Kemarin kejadian saya diturunkan paksa, ada aksi sweeping,'" ungkap Feri menirukan kalimat konsumen ojek online.

Dia menyebutkan tak ada arahan dari komunitas untuk tidak memakai atribut. Imbauan itu hanya diberikan untuk wilayah yang mereka anggap rawan terjadi sweeping.

"Dari pagi sudah diingatkan pakai atribut. Tapi, karena konsumen meminta, karena kita di sini memberikan pelayanan, kita ikuti. Untuk komunitas kita memang imbauan untuk daerah yang dianggap rawan, tapi alhamdulillah tidak kejadian," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, sejumlah driver ojek online di Tangerang beroperasi tanpa memakai atribut. Mereka terlibat aksi saling sweeping dengan sopir angkot di Tangerang.

Tiga driver ojek online mendapat perawatan di rumah sakit. Sedangkan sejumlah angkot mengalami kerusakan akibat peristiwa itu. Namun ketegangan ini sudah reda. Kedua belah pihak sepakat berdamai.


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed