"Biar polisi yang menangani sajalah," kata Djarot setelah mengunjungi KH Hasyim Muzadi di kediamannya, kompleks Ponpes Al-Hikam, Jalan Cengger Ayam, Kota Malang, Jumat (10/3/2017).
Djarot mengaku enggan berprasangka buruk soal tumpukan kabel yang diduga menyebabkan banjir di Jakarta. Alangkah baiknya, lanjut dia, penyelidikan untuk mengungkap kebenaran dari temuan tumpukan kabel diserahkan kepada aparat kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djarot menemui KH Hasyim Muzadi di Malang. (Muhammad Aminuddin/detikcom) |
Dia mengaku sudah melaporkan temuan kabel di gorong-gorong, salah satunya di Jalan Gatot Subroto, kepada kepolisian. Karena itu, proses penyelidikan biar berjalan hingga dapat mengungkap asal-muasal keberadaan kabel tersebut.
"Proses tetap berjalan, bukan hanya kulit kabel saja di dalam, banyak, macam-macam. Tentunya harus dibersihkan," katanya.
Djarot menemui KH Hasyim Muzadi di Malang. (Muhammad Aminuddin/detikcom) |
Djarot enggan menjawab saat ditanya ada-tidaknya unsur kesengajaan atas keberadaan kabel di gorong-gorong tersebut. Namun dia mengaku selalu mengajak masyarakat menjaga lingkungan Ibu Kota agar tidak terjadi banjir.
"Biar polisi yang menangani. Saya tidak mau berburuk sangka," ujarnya. (idh/fdn)












































Djarot menemui KH Hasyim Muzadi di Malang. (Muhammad Aminuddin/detikcom)
Djarot menemui KH Hasyim Muzadi di Malang. (Muhammad Aminuddin/detikcom)