Pertemuan ini digelar di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017). Pertemuan tertutup tersebut berlangsung kurang-lebih 2 jam. Prabowo meninggalkan kediaman tersebut pukul 19.48 WIB dengan pengawalan polisi.
"Jadi pertemuan ini adalah evaluasi dari beberapa langkah yang sudah dan akan dilakukan. Jadi Pak Prabowo memonitor semua, kira-kira efektivitas dari pertemuan ini bagaimana," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, beliau (Prabowo) mengatakan selalu saja pemimpin itu akan diuji dengan halangan-halangan dan ujian-ujian yang akan mengantarkan kematangan seorang pemimpin. Jadi Pak Prabowo menganggapnya itu bagian dari sebuah proses pematangan seorang pemimpin. Dan kebenaran pasti akan tampak pada waktunya," jelas Muzani.
Bahasan evaluasi untuk menghadapi putaran kedua juga dibenarkan Waketum Gerindra Fadli Zon yang hadir dalam pertemuan.
"Pak Anies kebetulan ada keluarganya yang sakit. Jadi kita berbincang-bincang tentang persiapan dan evaluasi sekaligus mempersiapkan terutama ke depan sekitar 40 hari lagi menuju ke putaran kedua," kata Fadli.
"Tentu hal-hal termasuk pemenangan harus dibicarakan agar langkah-langkah strategi dan taktik itu bisa memenangkan pasangan Anies-Sandi," imbuhnya. (nvl/fdn)











































