Ahok Tinjau Kantor Baru Golkar DKI dan Cek Kesiapan Saksi

Pilgub DKI Putaran Kedua

Ahok Tinjau Kantor Baru Golkar DKI dan Cek Kesiapan Saksi

Bisma Alief Laksana - detikNews
Jumat, 10 Mar 2017 19:07 WIB
Ahok Tinjau Kantor Baru Golkar DKI dan Cek Kesiapan Saksi
Ahok di Kantor Golkar DKI / Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengunjungi kantor DPD Golkar DKI yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Ahok mengatakan bahwa kedatangannya untuk melihat kantor DPD partai berlambang pohon beringin tersebut yang baru selesai direnovasi.

Ahok datang sekitar pukul 17.45 WIB dengan mengenakan kemeja kotak-kotak. Ahok ditemani oleh Ketua DPD Golkar DKI Fayakhun Andriadi dan Korbid DPP Golkar Bidang Polhukam Yoryys Raweyai.

"Aku mau lihat kantornya pertama. Kantor sudah selesai direnovasi. Ini kantor yang bagus, sangat alami, green (hijau), desainnya juga bagus. Terus ruangannya dikasih nama presiden-presiden," kata Ahok saat tiba di kantor DPD Golkar, Jalan Pegangsaan Barat nomor 4, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menyamakan kantor DPD Golkar DKI seperti Jakarta Creative Hub yang belum lama ini dia resmikan. Menurutnya, kantor DPD Golkar DKI bisa sama fungsinya seperti Jakarta Creative Hub.

"Jadi saya pikir ini masuk salah satu partai yang sangat hijau dan futuristik untuk anak-anak muda kumpul. Kita kan bangun Jakarta Creative Hub, kalau saya namakan ada PKK ini TKK, tempat kumpul kreatif, ini kantor tempat kumpul kreatif. Ini juga menarik," papar Ahok.

Dia juga tidak menyangkal bila kehadirannya untuk membicarakan kesiapan saksi dari Golkar untuk hari pencoblosan pada 19 April 2017 nanti. Dia juga menyebut bahwa Golkar akan kembali mengadakan real count rekapitulasi suara seperti pada putaran pertama lalu.

"Terus kita juga lihat kesiapan saksi-saksi Golkar semua ada KT sudah hampir 14 ribu. Golkar juga akan lakukan real count nanti di putaran kedua. Terus kita juga bangga Golkar ciptakan kotak-kotak kuning ini juga tren," tutupnya. (bis/imk)


Berita Terkait