DetikNews
Jumat 10 Maret 2017, 16:16 WIB

Andai Dana e-KTP Tak Dikorupsi, Bisa Buat Apa Saja?

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Andai Dana e-KTP Tak Dikorupsi, Bisa Buat Apa Saja? Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
FOKUS BERITA: Sidang Lanjutan e-KTP
Jakarta -

Anda menyaksikan video khas 20detik



Total kerugian negara dalam kasus e-KTP mencapai Rp 2,3 triliun. Andai saja uang sebanyak itu tak dikorupsi, kira-kira bisa untuk apa saja ya?

Menurut catatan detikcom dan berbagai sumber lainnya yang dirangkum pada Jumat (10/3/2017), terdapat berbagai proyek yang anggarannya di bawah angka Rp 2,3 triliun. Ada pula proyek lain yang nilainya lebih dari itu namun tentunya uang e-KTP yang dikorupsi bisa untuk menambal kekurangan yang ada.

detikcom merangkum beberapa proyek dan kebijakan pemerintah lain dan dibandingkan dengan uang e-KTP yang dikorupsi. Berikut hasil perbandingannya:


1. 1.000 Jembatan Gantung
Jembatan Gantung Bojong Apus.Jembatan Gantung Bojong Apus. Foto: Dok.Kementerian PUPR

Pada tahun 2016, Kementerian PUPR menganggarkan Rp 150 miliar untuk membangun 70 jembatan gantung. Jika angka tersebut dibagi rata, maka untuk satu jembatan gantung membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,1 miliar. Dengan demikian Rp 2,3 triliun bisa untuk membangun lebih dari 1.000 jembatan gantung.

2. 10% Pembangunan LRT Jabodebek
Maket Proyek LRT Jabodebek.Maket Proyek LRT Jabodebek. Foto: Yulida Medistiara-detikFinance

Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) adalah Rp 23 triliun. Total ada 3 rute dalam proyek LRT yakni Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km, Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 km, dan Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km atau total 42,1 km. Duit e-KTP yang dikorupsi senilai dengan 10 persen nilai proyek LRT atau dalam hitungan kasar bisa membangun 4,2 km jalur LRT.

3. 30% Pembangunan Infrastruktur di Papua dan Papua Barat

Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 7,61 triliun untuk pembangunan infrastruktur di Papua dan Papua Barat pada tahun 2017. Dengan Rp 2,3 triliun duit e-KTP yang dikorupsi, maka bisa untuk pembangunan sekitar 30 persen untuk pembangunan infrastruktur di Papua dan Papua Barat.

4. 20 Unit Kereta Metro Kapsul LRT Bandung
Metro Kapsul. Metro Kapsul. Foto: Muhammad Idris

Proyek Light Rail Transit (LRT) tipe metro kapsul di Bandung menelan biaya sebesar Rp 1 triliun. Proyek tersebut untuk membangun jalur LRT sepanjang 6 kilometer, termasuk 10 kereta metro kapsul. Dengan demikian uang e-KTP Rp 2,3 triliun yang dikorupsi bisa untuk dua proyek sejenis bernilai sama.

5. KIP untuk 2,3 juta Siswa SMA/SMK
Presiden Jokowi saat bagikan KIP. Presiden Jokowi saat bagikan KIP. Foto: Edzan Rahardjo/detikcom

Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan program pemerintah dalam bidang pedidikan. Besaran KIP yang diterima oleh seorang siswa adalah Rp 1.000.000 per tahun. Ini berarti duit korupsi e-KTP bisa untuk memberikan KIP untuk 2,3 juta siswa SMA/SMK dalam setahun atau 766.666 siswa selama 3 tahun.

6. 15 Pos Lintas Batas Negara
PLBN Entikong.PLBN Entikong. Foto: Ardan Adhi Chandra

Pemerintah membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong senilai Rp 152,49 miliar. Jika nilai proyek pos lintas batas nilainya sama atau tak berbeda jauh dengan pos di Entikong, maka uang e-KTP Rp 2,3 triliun yang dikorupsi bisa untuk membangun sekitar 15 pos perbatasan dengan fasilitas yang baik.

7. 4 Bendungan Baru yang Bisa Menyuplai Listrik 4,8 MW
Proyek bendungan di NTT.Proyek bendungan di NTT. Foto: dok. Kementerian PUPR

Pada tahun 2015 pemerintah pernah menganggarkan Rp 2,1 triliun untuk membangun 4 bendungan baru. Pertama adalah Bendungan Karian di Banten senilai Rp 1,07 triliun yang mampu menyuplai listrik 1,8 MW. Kedua adalah Bendungan Passeloreng Wajo Sulawesi Selatan senilai Rp 701,47 miliar yang mampu menyuplai listrik 2,5 MW. Selanjutnya ada Bendungan Tanju dan Bendungan Mila di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan nilai Rp 357,16 miliar. Kedua bendungan terakhir itu bisa menyuplai listrik 0,5 MW di NTB dan sekitarnya. Selain itu keempat bendungan ini juga bisa untuk menyimpan air untuk cadangan di musim kemarau. Terbayang kan manfaat duit e-KTP jika tak dikorupsi?

8. Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi
PLTP Kamojang. PLTP Kamojang. Foto: Rengga Sancaya

Indonesia kaya akan panas bumi karena hanya memiliki dua musim. Jika dimanfaatkan maksimal, maka bisa menjadi sumber energi terbarukan yang bermanfaat sangat banyak. Sebagai contohnya, untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Kamojang Unit 5, perlu dana sebesar Rp 1,35 triliun. PLTP ini mampu memasok listrik sebesar 35 megawatt. Sementara itu di Indonesia masih ada potensi geothermal sebesar 28.000 MW. Kalau uang e-KTP tak dikorupsi, mungkin bisa untuk pembangunan 1 atau 2 PLTP lagi.
(bag/tor)
FOKUS BERITA: Sidang Lanjutan e-KTP
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed