Sumarsono Imbau Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Diturunkan

Sumarsono Imbau Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Diturunkan

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 10 Mar 2017 15:44 WIB
Sumarsono Imbau Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Diturunkan
Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengimbau masyarakat menurunkan spanduk 'Tidak Mensalatkan Jenazah Pembela Penista Agama'. Warga diminta menjaga ketertiban dan keamanan.

"Saya harap seluruh warga Jakarta yang memasang spanduk sama-sama kita jaga agar diturunkan supaya tertib. Jakarta aman, nyaman, jadi kita tempatkan agama itu pada tempatnya," kata Sumarsono di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).

Pria yang akrab disapa Soni itu berharap isi tulisan spanduk tersebut isu belaka. Dia berharap semua muslim yang meninggal disalatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya yakinlah mudah-mudahan itu hanya isu jangan sampai orang muslim tidak disalatkan ketika dia meninggal dunia," katanya.

Baca juga: MUI soal Spanduk: Mensalatkan Jenazah Hukumnya Fardu Kifayah

Soni beralasan mensalatkan jenazah sesama muslim merupakan hukum fardu kifayah. Hukum ini tidak membeda-bedakan siapa yang harus disalatkan meski orang yang meninggal itu merupakan tahanan atau pendukung pasangan calon yang didakwa menistakan agama.

"Salat bagi jenazah muslim itu hukumnya fardu kifayah. Bahkan, di penjara pun, tahanan-tahanan orang meninggal pun harus disalatkan di masjid karena itu hukum kita. Apalagi kalau dia sekadar mendukung pasangan calon tertentu yang didakwa sebagai penista agama yang belum jelas keputusannya," papar Soni.

Baca juga: DMI Imbau Warga Tak Pasang Spanduk Tolak Salatkan Jenazah

Soni mengatakan dirinya bukan ahli agama. Tapi keputusan tidak mensalatkan jenazah karena mendukung pasangan calon tertentu itu salah. Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu berharap seluruh pihak bisa menerima imbauan dia.

"Saya kira mohon maaf, saya bukan ahli agama, tapi saya kira umum akan mengatakan ini salah. Jadi tetap kita salatkan secara Islam kalau dia beragama Islam karena apalagi pendukung. Saya kira masjid bisa menerima hal ini," ujar Soni. (ams/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads