"Anggota telah menangkap tujuh pelaku," kata Kapolrestabes Bandung Kombes (Pol) Hendro Pandowo via pesan singkat, Kamis (9/3/2017).
Penyelidik yang dikomandoi Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana ini terus bergerak mengusut kasus tersebut. Ada kemungkinan jumlah pelakunya bertambah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang dalam pengembangan anggota di lapangan," kata Hendro.
Insiden perusakan Avanza bercat perak ini terjadi di prapatan Jalan BKR-Jalan Sriwijaya, Kota Bandung, Kamis (9/3/2017), sekitar pukul 08.30 WIB. Mobil pribadi berisi satu keluarga, yang terdiri atas enam orang, salah satunya anak perempuan berusia satu tahun, dikepung massa yang diduga sopir angkot yang hendak melakukan demo di depan Gedung Sate untuk memprotes keberadaan taksi online.
Baca Juga:
Cerita Horor Penumpang Avanza yang Dirusak Massa di Bandung
Pelaku menuding mobil Avanza yang dikemudikan Eggy (29) dan keluarganya itu taksi online. Padahal dia berkali-kali menjelaskan bahwa mobilnya bukan angkutan berbasis aplikasi. Tiba-tiba para pelaku menggedor dan memecahkan kaca mobil korban sehingga mengakibatkan kerusakan.
Momen horor keberingasan sekelompok orang itu direkam Depi K (31), kakak kandung Eggy, menggunakan kamera telepon genggam. Video aksi anarkis tersebut menjadi viral di jagat maya via media sosial.
Seluruh penumpang Avanza selamat, meski diwarnai suasana panik, tangis, dan histeris ketakutan. (bbn/elz)










































