"Nggak apa-apa, silakan saja. Saya juga tahu semuanya. Asal tetap pilih Djarot. Silakan semua ajak apa saja asalkan tetap pilih Djarot," katanya dengan senyum mengembang saat ditemui di kompleks Makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur, Kamis (9/3/2017).
Djarot dan rombongan kali ini datang berziarah ke Makam Bung Karno tanpa didampingi politikus PDIP. Djarot dan istri, yang tiba pada pukul 20.00 WIB, hanya didampingi beberapa orang yang disebutnya sahabat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meme macam-macam itu menurut saya kebebasan media sosial di luar batas-batas demokrasi," ungkapnya.
Di awal kampanye putaran kedua, Djarot memilih berziarah ke makam ibunya di Tembok Dukuh, Surabaya, ke makam bapaknya di Mojokerto, dan Makam Bung Karno. Ia mengaku ingin mengambil spirit positif.
Foto: Erliana Riady/detikcom |
Djarot mencontohkan beredarnya foto Habib Rizieq yang menghalangi Ahok ketika akan berjabat tangan dengan Raja Salman. Beberapa waktu lalu meme itu memang menyebar di media sosial.
"Jangan asal begitulah. Coba lihat kapasitasnya, track record-nya, kinerjanya, dan komitmennya. Jangan asal pasang saja," ucap Djarot.
Menurut politikus PDIP ini, sebaiknya nilai-nilai demokrasi diterapkan dengan lebih beradab dan mencerahkan. Selain itu, juga untuk kepentingan yang sama, hak yang sama, dan kewajiban yang sama terhadap tiap-tiap warga negara dalam pilkada. (elz/ibh)












































Foto: Erliana Riady/detikcom