Demi Jumpa Putri Raja Saudi di Bali, Simon Pinjam Duit Rentenir

Demi Jumpa Putri Raja Saudi di Bali, Simon Pinjam Duit Rentenir

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Kamis, 09 Mar 2017 16:15 WIB
Demi Jumpa Putri Raja Saudi di Bali, Simon Pinjam Duit Rentenir
Presli Simon Situmeang (31) ingin bertemu dengan Putri Deena. (Istimewa)
Jakarta - Pria bernama Presli Simon Situmeang (31) diamankan petugas St Regis, Nusa Dua, Bali. Pria asal Bekasi, Jawa Barat, ini nekat pergi ke Bali dengan meminjam uang rentenir demi bertemu dengan Putri Deena di hotel tempat Raja Salman menginap.

"Setelah diperiksa, dia mengaku datang inisiatif sendiri. Dia sering pergi ke Bali sejak 2007 sekadar jalan-jalan. Dan saat ingin bertemu Putri Deena, dia meminjam uang dari rentenir," ujar Kapolda Bali Irjen Petrus Golose kepada detikcom di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Kamis (9/3/2017).

Kepada petugas, Simon mengaku sudah mengenal Putri Deena sejak 2013. Saat itu dia berkenalan dengan sang putri di kawasan Ancol, Jakarta utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Petrus tidak bisa memastikan benar atau tidaknya pernyataan pria berambut gondrong itu. Saat ini pihaknya masih memeriksa Simon.

"Ngakunya seperti itu, tapi terus kita periksa. Jika tidak ada unsur pidana, kita bebaskan. Saat ini masih berada di Polsek Kuta Selatan," kata Petrus.

Simon datang ke Bali dengan pesawat Air Asia nomor penerbangan QZ-7534 dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dan tiba di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 01.20 Wita. Setiba di bandara, dia menggunakan jasa ojek menuju St Regis Nusa Dua.

Saat ditangkap, Simon mengenakan kaus dan celana panjang berwarna biru. Dia juga membawa beberapa tas bermotif loreng macan merek Jansport, 6 kemeja lengan panjang, paspor, celana jins berwarna hitam, dan 1 lembar tiket.

"Jadi saya nggak tahu dia dari mana dapat informasi ini. Untuk yang bersangkutan sudah kita lakukan pemeriksaan, tidak ada narkotika maupun benda membahayakan," kata Petrus.

Saat ini Simon masih diperiksa polisi di Polsek Kuta Selatan. Jika tidak ada unsur pidana, dia dibebaskan, namun polisi akan melakukan tes kejiwaan untuk mengetahui mental yang bersangkutan. Sementara itu, pihaknya terus melakukan pengamanan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Kami terus lakukan pengamanan di beberapa titik, khususnya pada malam hari," imbuhnya. (dnu/dnu)


Berita Terkait