"Setelah diperiksa, dia mengaku datang inisiatif sendiri. Dia sering pergi ke Bali sejak 2007 sekadar jalan-jalan. Dan saat ingin bertemu Putri Deena, dia meminjam uang dari rentenir," ujar Kapolda Bali Irjen Petrus Golose kepada detikcom di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Kamis (9/3/2017).
Kepada petugas, Simon mengaku sudah mengenal Putri Deena sejak 2013. Saat itu dia berkenalan dengan sang putri di kawasan Ancol, Jakarta utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ngakunya seperti itu, tapi terus kita periksa. Jika tidak ada unsur pidana, kita bebaskan. Saat ini masih berada di Polsek Kuta Selatan," kata Petrus.
Simon datang ke Bali dengan pesawat Air Asia nomor penerbangan QZ-7534 dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dan tiba di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 01.20 Wita. Setiba di bandara, dia menggunakan jasa ojek menuju St Regis Nusa Dua.
Saat ditangkap, Simon mengenakan kaus dan celana panjang berwarna biru. Dia juga membawa beberapa tas bermotif loreng macan merek Jansport, 6 kemeja lengan panjang, paspor, celana jins berwarna hitam, dan 1 lembar tiket.
"Jadi saya nggak tahu dia dari mana dapat informasi ini. Untuk yang bersangkutan sudah kita lakukan pemeriksaan, tidak ada narkotika maupun benda membahayakan," kata Petrus.
Saat ini Simon masih diperiksa polisi di Polsek Kuta Selatan. Jika tidak ada unsur pidana, dia dibebaskan, namun polisi akan melakukan tes kejiwaan untuk mengetahui mental yang bersangkutan. Sementara itu, pihaknya terus melakukan pengamanan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Kami terus lakukan pengamanan di beberapa titik, khususnya pada malam hari," imbuhnya. (dnu/dnu)










































