"Ini adalah keberhasilan anak buah saya khususnya intel Kodim. Hal yang mencurigakan bisa kita respon cepat. Sekarang modus berpura-pura TNI gadungan marak," kata Dandim 0602 Serang Letkol Infantri Oki Andriansyah Adiwir kepada wartawan, Serang, Kamis (9/3/2013).
Oki juga mengatakan Kodim 0602 menghimbau masyarakat agar melaporkan ke instansi TNI jika ditemukan kecurigaan terhadap TNI gadungan. Pelaku atas nama Muhammad Iskandar yang mengaku berpangkat kapten menurutnya telah menipu dan memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oki menambahkan bahwa pelaku menggunakan pangkat TNI untuk bisa memasukkan warga ke perusahaan di daerah timur Serang. Selain itu, pelaku memiliki usaha limbah plastik dan menggunakan seragam TNI untuk mengamankan usahanya.
"Pidananya pun sudah memenuhi syarat. Kita akan berkoordinasi dengan kepolisian. Kalau dari berkas dia mengaku sebagai penyalur tenaga kerja," katanya.
Tersangka mengaku mengambil keuntungan dari menyalurkan tenaga kerja ke dalam pabrik di Serang timur. Ia mengambil keuntungan sebanyak Rp 200 ribu bagi warga yang ingin bekerja. Selain itu, ia menggunakan seragam TNI untuk mengamankan usahanya.
"Yang jelas untuk ngamanin usaha saya limbah plastik. Kalau ke perusahaan 200 ribu," kata Muhammad Iskandar yang mengaku sudah setahun sebagai TNI gadungan. (bri/rvk)










































