Polisi yang Pukul Pengemudi di Purbalingga Dipecat

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 09 Mar 2017 15:17 WIB
Foto: Sidang etik Bripda Afifat (Dok Polda Jateng)
Semarang - Oknum anggota Polres Purbalingga Bribda Afifat Agung Dwi Cahyo yang videonya viral ketika menghajar pengendara mobil dijatuhi hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat. Namun yang bersangkutan diberikan kesempatan untuk banding.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Djarod Padakova mengatakan sidang kode etik terhadap Bripda Afifat digelar hari Selasa (7/3) lalu oleh Bid Propam Polda Jateng.

"Sidang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Kombes Budi (Budi Haryanto)," kata Djarod kepada detikcom, Kamis (9/3/2017).

Dalam sidang tersebut, Bripda Afifat terbukti melanggar Pasal 11 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 jo Pasal 13 ayat (1) PPRI nomor 1 tahun 2003. Ia terbukti melakukan pelanggaran karena berperilaku tercela.


"Hasil sidangnya PTDH," tegas Djarod.

Namun anggota Sabhara Polres Purbalingga tersebut diberi kesempatan untuk mengajukan banding atas putusan yang dijatuhkan.

"Pelanggar banding," ucapnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu beredar video di media sosial Bripda Afifat menghajar seorang pengemudi mobil bernama Waskito. Pengendara mobil Toyota Avanza B 1182 NKJ itu mengemudikan mobil secara ugal-ugalan.

Pemukulan dilakukan ketika Bripda Afifat mengeluarkan pengemudi. Bripda Afifat yang seharusnya menengahi justru ikut melakukan pemukulan bersama dengan sejumlah warga yang emosi.

(alg/rvk)