Oesman mengatakan, dirinya baru saja menjabat sebagai Ketua Umum Hanura beberapa minggu. Sehingga dia tidak tahu jika benar ada kadernya yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Saya kan baru jadi ketua partai baru jadi kalau unsurnya kan sudah lama. Bisa lebih tanya Bung Surya (Surya Paloh, Ketua Umum Nasdem,red), daripada saya. Karena kalau saya menjawab nanti salah. Saya baru menjabat belum sampai dua minggu," kata Oesman yang didampingi Surya Paloh saat ditemui wartawan usai pelantikan Wakil Gubernur Sumatera Utara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kan belum tahu. Saya baru menjabat dan saya belum pernah menerima laporan tentang hal ini," katanya.
Namun, jika benar ada kader Hanura yang terlibat, maka dirinya mempercayakan penanganan kasus tersebut ke aparat penegak hukum.
"Kalau umpamanya bersalah, kita kembalikan kepada penegak hukum. Kita serahkan semuanya kepada pengadilan. Percayakan kepada petugas. Nah kita kan petugas partai ada petugas hukum. Jadi dipisahlah, yang hukum ya hukum. Yang kita partai ya partai," kata Oesman. (jor/rvk)











































