"Saya mau ziarah ke makam orang tua saya, kan mereka makamnya terpisah, jadi nanti saya ke Surabaya, terus langsung ke Mojokerto baru ke Blitar," kata Djarot saat berbincang dengan detikcom di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (8/3/2017).
Djarot akan berziarah ke makam orang tuanya didampingi sang istri Happy Farida. Namun ketiga putrinya tidak akan ikut serta lantaran harus bersekolah.
Dia juga menampik kunjungannya ke makam orang tua untuk meminta doa restu di putaran kedua. Dia akan memanfaatkan kepulangannya ke Blitar untuk kumpul keluarga.
"Saya ke sana buat berdoa saja, bukan minta restu (untuk Pilkada) loh ya, minta restu kan sama yang masih hidup," ujarnya.
"Soalnya saya kalau pulang ke Blitar itu pasti kumpul keluarga, itu pasti keluarga kumpul, jadi ya sekalian deh," tambahnya.
Tak hanya ke makam orang tuanya, mantan Wali Kota Blitar itu juga mengatakan akan menyempatkan diri berziarah ke Makam Presiden Soekarno.
"Saya kan juru kunci makam Pak Soekarno jadi sekalian ke sana. Tiap tahun saya memang mesti ke sana, tiap tahun harus," lanjutnya.
Di putaran kedua ini, Djarot tak ingin terlalu 'ngoyo' untuk berkampanye. Dia juga tidak khawatir melihat pesaingnya, cagub cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang kian gencar berkampanye ke berbagai daerah. "Nggak lah (khawatir), santai saja, yang penting kan jalan terus," tutupnya. (nth/aan)











































