Informasi yang dihimpun detikcom, Rabu (8/3/2017), menyebutkan ADA menumpangi pesawat B737-900ER itu bersama empat rekannya. Mereka memegang paspor Arab Saudi.
"Pelaku ADA, WNA Arab, mengatakan, 'Pesawat ini akan meledak setelah terbang'," kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja saat dikonfirmasi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum petugas keamanan mengamankan ADA, kru sempat bertanya maksudnya melontarkan kata-kata tersebut. ADA mengaku hanya bercanda dengan empat kawannya.
Selanjutnya, ADA dan empat rekannya diamankan dan diperiksa jajaran Polda Bali dan TNI AU. Tidak ditemukan benda mencurigakan diduga peledak dari bagasi dan barang bawaan ADA dan empat rekannya.
Selanjutnya ADA bersama empat temannya itu direncanakan terbang kembali ke Jakarta pada Kamis (9/3) besok dengan menggunakan Lion Air.
"Pukul 20.53 Wita, pemeriksaan selesai. Selanjutnya pelaku dan rombongannya serta saksi dibawa untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ucap Hengky. (vid/idh)











































