Kunjungan Jacky Chan ke Banda Aceh Nyaris Rusuh
Senin, 18 Apr 2005 15:44 WIB
Banda Aceh - Artis kungfu Jacky Chan yang rajin muncul di TV, bertandang ke daerah bencana Banda Aceh, Senin (18/4/2005). Kurangnya pengamanan dan ketidaksiapan panitia membuat kunjungan ini nyaris rusuh. Jacky Chan pun sempat ogah turun dari bus.Jacky ke Aceh bersama Miss Wolrd Maria Julia Mantilla Garcia dan Miss Indonesia Imelda Francisca. Rombongan tiba dengan menggunakan pesawat komersil Batavia Air di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.Dari bandara, dengan menumpangi 3 bus besar, rombongan menuju ke child center dan kamp pengungsian di kawasan Lampeneurut, Aceh Besar. Sebelumnya, rombongan sempat berhenti di depan kamp hunian sementara para pengungsi di Desa Siron, Aceh Besar. Di tempat ini, Jacky Chan hanya melambaikan tangannya dari dalam bus.'Kerusuhan' dimulai ketika rombongan tiba di child center dan kamp pengungsi Lampeneurut. Pihak Pemda NAD bersama aparat keamanan tak siap mengkondisikan situasi, sehingga selain wartawan, para pengungsi yang ingin melihat bintang film kungfu ini mendominasi jalan masuk ke lokasi. Sementara, aparat keamanan terkesan berlebihan dengan mendorong beberapa wartawan yang mengambil gambar kunjungan tersebut.Situasi di pintu masuk yang chaos, membuat rombongan dan Jacky Chan tak mau turun dari bus. Setelah diamankan, Jacky akhirnya turun meski kemudian aksi dorong-mendorong antara wartawan dan aparat pengamanan kembali terjadi. Suasana diperparah dengan berjubelnya para pengungsi yang terdiri dari orang tua dan anak-anak. Bahkan beberapa anak-anak sempat terinjak-injak.Tak hanya itu, pihak pengamanan sempat hampir adu jotos dengan wartawan lokal karena wartawan tak diizinkan masuk ke tenda tempat acara berlangsung. Hanya beberapa wartawan yang dibawa dari Jakarta saja yang terlihat bisa masuk. Meski akhirnya wartawan bisa masuk ke lokasi acara, meski diwarnai saling mengumpat dan dorong-mendorong.Dari lokasi ini, rombongan menuju kawasan Ulee Lhue, Banda Aceh, salah satu kawasan yang paling parah terkena dampak tsunami. Usai makan siang dan bertemu dengan Plt Gubernur NAD Azwar Abubakar di pendopo gubernur, rombongan bergerak menuju Medan.
(nrl/)











































