Belanja Mercy Rp 2 M, DPRD akan Panggil Gubernur Riau

Belanja Mercy Rp 2 M, DPRD akan Panggil Gubernur Riau

- detikNews
Senin, 18 Apr 2005 15:35 WIB
Pekanbaru - DPRD Riau akan memanggil Gubernur Riau Rusli Zainal karena belanja dua Mercy untuk mobil dinas di Jakarta senilai Rp 2 miliar. Pemanggilan dilakukan agar gubernur memberi penjelasan kepada publik soal mobil mewah tersebut.Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau, Mukti Sunjaya, mengungkap rencana itu kepada detikcom, di ruang kerjanya, Gedung DPRD Riau di Jl Sudirman, Pekanbaru, Senin (18/4/2005). Rencana pemanggilan gubernur ini akan disosialisasikan kepada sejumlah fraksi dan komisi di DPRD Riau.Mukti menjelaskan, dalam hearing nanti gubernur diminta menjelaskan alasan membeli Mercy. "Sekarang sudah timbul opini publik bahwa pejabat kita bermewah-mewah dengan uang rakyat. Jadi kita akan meminta keterangan gubernur atas pertimbangan apa menggunakan Mercy di Jakarta, sedangkan di wilayah tugasnya hanya menggunakan Toyota Crown," urai Mukti.Pihaknya juga akan mempertanyakan banyaknya mobil di kantor Penghubung Riau di Jakarta. Informasi yang diterima DPRD Riau, setidaknya di kantor pengubung yang terletak di Jl Otista itu terdapat 14 unit mobil lainnya di luar Mercy. Jadi total ada 16 mobil di Jakarta."Kita akan minta penjelasan gubernur, untuk apa saja mobil sebanyak itu di Jakarta. Apa lagi, di sana juga terdapat Toyota Lexus yang harganya tak kalah dengan Mercy miliaran rupiah. Itu artinya lebih mewah mobil dinas di Jakarta ketimbang di Pekanbaru," kata Mukti.MogokGubernur Riau Rusli Zainal kepada detikcom mengatakan, pembelian mobil itu sudah disetujui DPRD Riau masa bakti 1999-2004. Lagipula mobil itu dibeli untuk kepentingan dinas bukan pribadi.Dia juga menjelaskan, salah satu pertimbangan membeli Mercy karena mobil dinas yang lama sering kali mogok di tengah jalan. "Setiap kita ada dinas di Jakarta dengan menggunakan mobil yang lama, selalu saja kita mogok di tengah jalan. Itulah kondisi kita di Jakarta," kata Rusli Zainal tanpa menyebutkan jenis mobil yang sering mogok itu. (nrl/)


Berita Terkait