"Ya, saat ini Polda Aceh terus melakukan pendalaman, baik yang terkait dengan pilkada maupun tidak," ujar Martinus ketika ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 3, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017).
"Kita pahami dalam persaingan antarpaslon yang ada juga menimbulkan gesekan yang cukup signifikan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana anggota Polda Aceh itu bisa melakukan antisipasi ke depan melalui penyebaran anggotanya, kemudian menyampaikan kepada masyarakat tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa. Jadi harus dilakukan upaya preventif dan upaya-upaya penegakan hukum oleh Polda Aceh," ujarnya.
Peristiwa penembakan dan percobaan pembakaran rumah itu terjadi pada Minggu (5/3) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB. Dua warga Desa Penarun Baru, Kecamatan Penarun, Aceh Timur, Aceh, ditembak orang tak dikenal.
Korban pertama adalah Juman (51), yang aktivitas sehari-harinya jual-beli sawit. Ia mengalami luka tembak di bagian leher. Satu korban lainnya Misno, yang mengalami luka tembak pada bagian perut. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. (rvk/bag)











































