"Ada beberapa gangguan kecil dari orang-orang yang mencoba untuk datang ke Hotel St Regis. Setelah dicek, ternyata mengalami gangguan kejiwaan sehingga kita bawa ke RSJ di Bangli," kata Kapolda Bali Irjen Petrus R Golose di kantornya, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Rabu (8/3/2017).
Dewi mencoba masuk St Regis pada Senin (6/3) lalu dengan membawa kado 500 lembar puisi karangannya. Sedangkan Mariana, yang diamankan pada Selasa (7/3) kemarin, mengaku sebagai ibu kandung 2 pangeran Saudi dan mantan istri Sri Sultan Hamengkubuwono X.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencegah hal serupa, pengamanan di St Regis, secara khusus, dan Nusa Dua, secara umum, dioptimalkan. Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kodam Udayana juga bekerja sama melakukan pengamanan di hotel tersebut.
"Kerja sama kita dengan BIN dan Kodam serta stakeholders lainnya sehingga berjalan lancar. Sampai saat ini situasi masih bisa ter-cover," ucap Petrus.
Pengiriman Dewi dan Mariana ke RSJ Bangli merupakan tindakan penanganan pihak keamanan. Di rumah sakit tersebut, keduanya dirawat sehingga bisa kembali ke daerah asalnya dengan baik.
"Setelah ada pengecekan oleh psikolog dan psikiater, kemudian penggunaan bahasa, kita lihat dan ada keyakinan dari ahli maka mengambil keputusan ada sedikit gangguan kejiwaan. Sehingga kita obati dan tidak ada yang ditahan," ujar Petrus. (rvk/try)











































