DetikNews
Selasa 07 Maret 2017, 22:48 WIB

Hakim Nyatakan Ahmad Musadeq cs Tidak Terbukti Makar

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Hakim Nyatakan Ahmad Musadeq cs Tidak Terbukti Makar Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) melepaskan dakwaan makar terhadap eks petinggi Gafatar. Hal itu lantaran tidak ada saksi yang dapat membuktikan tindak pidana tersebut.

"Tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan kedua," kata ketua majelis hakim Mohamad Sirad dalam persidangan di PN Jaktim, Jalan Dr Soemarno, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (7/3/2017).



Dalam tuntutan, jaksa meyakini perbuatan terdakwa telah melanggar Pasal 110 Ayat 1 juncto Pasal 107 Ayat 2 KUHP tentang pemufakatan makar. Namun, dalam pertimbangannya, hakim tidak melihat unsur pidana tersebut.

"Menimbang dari seluruh saksi sidang, tidak ada satu pun yang mengungkapkan ada pembicaraan rencana menggulingkan pemerintah Indonesia. Bahwa terdakwa 1 dan 3 melakukan pembicaraan terkait organisasi Milah Abraham," bebernya.

Oleh karena itu, dalam putusannya, Sirad menyatakan ketiga terdakwa harus dilepas dari jerat dakwaan makar, sehingga majelis hakim tidak mempertimbangkan dakwaan tersebut.

"Karena salah satu unsur tidak terbukti, maka ketiga terdakwa harus dibebaskan dari dakwaan kedua," pungkasnya.

Sebelumnya, terdakwa Ahmad Musadeq cs menolak tuntutan jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Eks pimpinan Gafatar ini menganggap tuntutan jaksa telah mengabaikan fakta-fakta di persidangan.

Eks pimpinan Gafatar Ahmad Musadeq bersama Mahful Muis dituntut hukuman 12 tahun penjara atas kasus penodaan agama dan makar. Sedangkan anak Musadeq yang juga presidium Gafatar, Andri Cahya, dituntut 10 tahun penjara.
(edo/nkn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed