"Yang sudah tua diganti," kata Ryamizard di sela menghadiri KTT IORA di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Proses peremajaan alutsista juga dilakukan secara bertahap, sehingga dapat melanjutkan dari yang sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian menyebut pihak-pihak yang selama ini mampu membuat alutsista, di antaranya PT Pindad, PT PAL, dan PT DI.
Soal alutsista, dalam kesempatan beberapa waktu lalu Ryamizard menyampaikan rencananya menambah koleksi alutsista Indonesia. Ryamizard menjelaskan pihaknya akan mendorong produksi dalam negeri.
"Soal alutsista, ya, beli sebanyak mungkin. Semua kita tingkatkan. Yang bisa kita buat, ya buat. Yang kita tak bisa buat, ya beli. Tapi ada transfer teknologi," papar Ryamizard di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/1). (bag/nkn)











































