DetikNews
Selasa 07 Maret 2017, 17:42 WIB

Kena Imbas, Sido Muncul Beri Penjelasan Soal Cuitan Ernest Prakasa

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Kena Imbas, Sido Muncul Beri Penjelasan Soal Cuitan Ernest Prakasa Foto: Heldania Ultri Lubis-detikcom
Jakarta - Cuitan Ernest Prakasa menyoal pertemuan Wapres Jusuf Kalla dengan Ustaz Zakir Naik berdampak negatif ke PT Sindo Muncul. Kritik Ernest soal Zakir Naik membuat PT Sido Muncul merasa dirugikan karena berdampak pada citra perusahaan.

"Apa yang dilakukan Ernest enggak ada hubungannya dengan kami. Memang bisa terjadi sesuatu, tapi kalau terjadi bukan tanggung jawab perusahaan," ujar Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat kepada wartawan di Jl Cipete Raya, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Imbas ke Sido Muncul tersebut bermula dari munculnya hashtag #boikottolakangin. Sebagaimana diketahui, Tolak Angin merupakan produk Sido Muncul.

Irwan mengatakan, PT Sido Muncul sebagai produsen Tolak Angin menurut Irwan selalu membuat perjanjian dengan bintang iklan.Dalam perjanjian itu ditegaskan kewajiban bintang iklan untuk menjaga norma-norma etika dan kesusilaan.

"Ada perjanjian dengan bintang iklan, harus menjaga norma-norma kesusilaan, tidak boleh menimbulkan keresahan. Dengan kejadian seperti ini, jadi kami akan menulis lebih lengkap lagi (perjanjiannya) agar nanti kalau ada masalah tidak menyangkut perusahaan," terangnya.

Kasus terkait pribadi bintang iklan produk Sido Muncul bukan pertama kali. Karena itu Sido Muncul akan melakukan perbaikan ke depan.

"Kami concern cuma satu, yaitu bisnis. Kedua nilai-nilai lain yang bisa membangun negeri ini. Kalau membangun keresahan kita tidak ikut," tuturnya.

Irwan menyebut pihaknya tidak pernah membatasi penggunaan media sosial para bintang iklan. Namun tetap norma etika dan kesusilaan dijaga.

"Saya secara pribadi tidak menghalangi demokrasi dalam medsos, tapi paling tidak jangan menimbulkan keresahan, kalau menimbulkan keresahan kita tidak ikut-ikutan," tuturnya.

Terkait kasus cuitan tentang Zakir Naik, Irwan menyebut Ernest sudah menyampaikan permintaan maaf. Ernest mengaku sudah menyesali perbuatannya yang berdampak buruk bagi Sido Muncul.

"Ernest sudah menghubungi saya. Dia minta maaf ke saya, ke secara pribadi sudah. Dia mohon maaf, gara-gara pernyataannya menyusahkan Sido Muncul. Karena berita-berita yang muncul kan menyerang tolak angin. Jadi dengan ini saya berharap masyarakat memahami, saya juga menyesali hal ini. Kritikan ini juga bukan sesuatu yang kami inginkan," jelas Irwan.

Ke depan perusahaan akan membuat perjanjian dengan bintang iklan secara lebih terperinci. Penggunaan media sosial juga akan menjadi perhatian serius yang 'diverifikasi' sebelum memilih seseorang untuk menjadi bintang iklan produknya.

"Ke depannya brand ambassador ini, kami akan mencermati postingan-postingannya. Ini akan menjadi masukan untuk saya, postingan, twitter, instagram, nanti dalam kontrak akan kita atur semuanya. Jadi nanti akan kita buat yang lebih lengkap, sampai mereka tahu batas-batasnya apa saja, akan kita perinci yang menimbulkan keresahan itu poin-poinnya seperti apa, biar jelas, ujar Irwan.

Ernest sebelumnya menyampaikan permohonan maaf atas kicauannya di twitter tentang pertemuan Wapres JK dengan ulama kondang asal India ustaz Zakir Naik. Ernest menyampaikan klarifikasi terkait alasannya memberikan tweet tersebut.

Dalam tweetnya, Ernest sempat mengkritik pertemuan Wapres Jusuf Kalla dengan Ustaz Zakir Naik. Dengan menyebutkan sumber rujukan, Ernest menyebut Ustaz Zakir Naik sebagai penyumbang dana ke organisasi ISIS. Dengan memberikan sumber yang diambilnya, Ernest mengaku salah degan terlalu cepat mempercayai sumber tersebut.

"Berkaitan dgn twit saya ttg Zakir Naik & ISIS, berikut adalah salah satu artikel yg saya kutip:," tulis Ernest dalam akun twitternya @ernestprakasa seperti dilihat detikcom Senin (6/3/2017), dengan menampilkan situs yang menjadi sumbernya.


(fdn/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed