Melihat Pembangunan Masjid Raya Jakarta yang Bernuansa Betawi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 07 Mar 2017 15:02 WIB
Foto: Masjid Raya Jakarta dibangun dengan konsep budaya Jakarta. (Arief Ikhasanuddin/detikcom)
Jakarta - Pembangunan Mesjid Raya Jakarta berkonsep budaya Betawi. Hal tersebut terlihat dari arsitektur bangunan masjid dengan atap berbentuk rumah adat Betawi.

"Kan Masjid Raya Jakarta, ya harus punya unsur budaya Jakarta. Railing-nya kan Jakarta, Betawi punya," kata Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta, Arifin, saat dihubungi detikcom, Selasa (6/2/2017).

Pemprov DKI tidak hanya ingin menjadikan masjid tempat ibadah. Tetapi juga sebagai perwujudan budaya Jakarta.

"Kita ingin punya bangunan khas Jakarta, khususnya Betawi. Kan tempat itu bisa menjadi lokasi wisata religi," ujar Arifin.

Masjid Raya Jakarta dibangun dengan konsep budaya Jakarta.Masjid Raya Jakarta dibangun dengan konsep budaya Jakarta. Foto: Arief Ikhasanuddin/detikcom


Masjid Raya Jakarta masuk dalam kawasan Pesakih. Luas kawasan sekitar 17 hektare, sedangkan area masjid seluas 2,4 hektare.

"Nanti banyak ruangannya (selain area ibadah), ada convention hall, ruang pertemuan yang menampung 1000 orang," katanya.

Arifin menambahkan, pengembangan lokasi bukan hanya pembangunan masjid. Tapi, akan dibuat sebuah kawasan terpadu di Pesakih.

"Di sana ada rusun ada masjid, kan rusun ada penghuninya. Sekarang saja ada 8 blok, 640 unit. Sekarang sedang proses pembangunan tujuh tower baru," ujar Arifin.

"Selain itu, nanti ada sekolah, ada pemadam kebakaran, ada pasar. Jadi kawasan terpadu," sambung Arifin. (aik/idh)