Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo menjelaskan banjir tersebut terjadi di Kecamatan Bonai Darussalam yang menggenangi lima desa, antara lain Kasang Mangkal, Kasang Padang, Teluk Sono, dan Bonai.
"Ketinggian air di lima desa tersebut antara 50 cm sampai 1 meter. Air ini luapan dari Sungai Rokan," kata Guntur kepada detikcom, Selasa (7/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir di Rohul, Riau (Dokumen BPBD Rohul) |
Dengan kondisi banjir tersebut, kata Guntur, seratusan rumah warga di lima desa itu tergenang air. Tidak hanya rumah warga, fasilitas umum lainnya juga menjadi korban.
Fasilitas umum yang juga terendam di antaranya puskesmas, pasar tradisional, kantor KUA, dan sejumlah sekolah, dari TK, SD, SMP, hingga SMA. Fasilitas umum ini terendam banjir setinggi 1 meter.
Banjir di Rohul, Riau (Dokumen BPBD Rohul) |
"Mengingat sekolah juga tergenang air, sehingga aktivitas sekolah untuk sementara diliburkan. Tim di lokasi juga kini sudah membangun dapur umum," ujar Guntur.
Akibat banjir di Desa Bonai, kata Guntur, tercatat ada 30 keluarga yang terpaksa mengungsi ke rumah sanak famili. Meski demikian, sebagian besar tetap berdiam di rumah masing-masing.
Banjir di Rohul, Riau (Dokumen BPBD Rohul) |
Masih menurut Guntur, kini tim Polsek Bonai Darussalam bersama Pemkab Rohul mendirikan tenda darurat. "Tim kita juga menyampaikan ke warga untuk tetap waspada mengingat cuaca yang tidak menentu saat ini," tutur Guntur. (cha/idh)












































Banjir di Rohul, Riau (Dokumen BPBD Rohul)
Banjir di Rohul, Riau (Dokumen BPBD Rohul)
Banjir di Rohul, Riau (Dokumen BPBD Rohul)