Ipul Tolak Muktamar PKB Tandingan
Senin, 18 Apr 2005 13:23 WIB
Semarang - Setelah beberapa hari terakhir menutup diri, Mantan Sekjen PKB Saifullah Yusuf akhirnya muncul dan buka suara. Pengurus PKB yang diberhentikan setelah diangkat menjadi Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal ini sejak awal disebut-sebut menjadi penantang kuat kubu Gus Dur.Namun, sampai acara muktamar dibuka, Ipul-demikian panggilan akrabnya, tak tampak. Begitu juga saat sidang-sidang tengah berlangsung di Hotel Patrajasa, Ipul tak pernah tampak hadir.Demikian juga saat wartawan mendatangi markasnya, Wisma Balai Diklat, Jalan Setiabudi Semarang, Ipul tak pernah mau berkomentar. Termasuk seputar pencalonan dan dukungan terhadap dirinya.Setelah beberapa hari "bertapa", akhirnya Saifullah Yusuf hari ini, Senin (18/4/2005) mau memberikan keterangan kepada wartawan yang mencegatnya sebelum mengikuti pertemuan dengan para Ketua Dewan Syuro DPW PKB, Kiai Langitan dan para pendukungnya. Berikut petikannya:Muktamar PKB telah mengangkat Gus Dur menjadi Ketua Dewan Syuro PKB. Apa komentar Anda?Itu sebuah sikap muktamirin yang harus dihargai. Apapun yang berkembang dan keputusannya, kita harus menerima, tapi dengan tidak mengabaikan aspirasi massa bawah.Apa nanti Anda akan mengadakan muktamar PKB tandingan?Itu jauh dri pikiran kami. Kemarin Alwi Shihab menyatakan akan membuat muktamar PKB tandingan?Itu masih sebuah wacana.Apa yang akan Anda lakukan setelah Gus Dur terpilih secara aklamasi menjadi Ketua dewan Syuro PKB?Saya akan bahas dengan ketua Dewan Syuro DPW dan dengan para kiai. Nanti akan saya sampaikan kepada semuanya hasil dari keputusan ini.Apa yang kira-kira akan dihasilkan forum ini?Kita akan menunggu perkembangan dan dinamika di dalam muktamar. Saya masih berharap akan ada solusi-solusi terhadap permasalahan yang selama ini diungkapkan sebagian muktamirin. Kita sebisa mungkin akan melakukan kompromi-kompromi dengan wilayah-wilayah. Misalnya soal sistem kelipatan suara. Atau kontroversi-kontroversi selama muktamar berlangsung.Soal dukungan, berapa wilayah yang saat ini mendukung ke Anda?Saya tidak mau mengklaim jumlah dukungan kepada Saya. Nanti kita akan lihat setelah ada perkembangan-perkembangan saat pemilihan berlangsung.
(jon/)











































