Djarot Bahas soal Cuti Kampanye Saat Resmikan Sentra Kuliner

Djarot Bahas soal Cuti Kampanye Saat Resmikan Sentra Kuliner

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 06 Mar 2017 23:55 WIB
Djarot Bahas soal Cuti Kampanye Saat Resmikan Sentra Kuliner
Foto: Nathania Riris M/detikcom
Jakarta - Dalam peresmian sentra kuliner Loksem JS 14 dan pujasera di kawasan Blok S, Jakarta Selatan, Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat meminta maaf atas keterlambatannya. Djarot, yang tiba pukul 20.05 WIB, mengutarakan dia harus terlebih dulu mengikuti acara serah-terima jabatan ke Plt Gubernur DKI.

"Saya minta maaf agak molor, karena tadi baru saja ada penyerahan cuti dari Mendagri kepada kami. Tapi sampai sekarang saya masih wakil gubernur, sampai jam 24.00," kata Djarot di kawasan pujasera di Blok S, Jakarta Selatan, Senin (6/3/2017).

Warga yang hadir pun tertawa mendengar candaan Djarot tersebut. Dalam kesempatan itu, Djarot menyampaikan niatnya memperbanyak pusat jajanan di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan perbanyak tempat jajan yang sehat, bersih, dan higienis. Ke depan, sentra-sentra kuliner jadi tujuan wisata di Jakarta. Ini perlu terus dilakukan," ujarnya.

"Bukan karena saya termasuk suka jajan di PKL, tapi karena istri saya di sini bilang enak ada Bakso Kumis," tambahnya.

Dia pun mengingatkan agar para PKL diberi pembinaan supaya bisa melayani masyarakat dengan kuliner yang bersih dan sehat. Bahkan dia menyarankan agar kantor-kantor wali kota, camat, dan lurah di Jakarta bisa digunakan sebagai tempat PKL berjualan.

"Kantor Wali Kota Jaksel, kalau mau, boleh digunakan setelah itu bersih. Daripada di pinggir jalan, di ruang terbuka hijau, bikin macet, sekalian di situ tempat PKL, parkirnya enak, tempat makan enak, nongkrong enak," lanjutnya.

Hal ini karena PKL menjadi salah satu sektor internal yang sangat tahan terhadap guncangan ekonomi. Namun dia menyarankan PKL didaftar terlebih dulu.

Djarot juga menyarankan agar para pengamen diberi tempat khusus untuk unjuk gigi, sehingga tidak perlu menghampiri setiap meja pembeli. Dia mengingatkan hal-hal tersebut lantaran mulai esok hari harus kembali cuti.

"Karena mulai besok kami harus cuti, mengikuti aturan, sampai 15 April. Kerja bagus ya demokrasi begini, suruh kampanye terus, kampanye terus. Sudah tiga setengah bulan nanti ditambah 4 bulan lagi, hampir 5 bulan. Kerjanya kapan kalau cuti melulu, kan. Kapan kerjanya," kata Djarot.

Dia pun kembali menuturkan adanya cuti kampanye ini lantaran ada pihak yang curiga jika kegiatan kerjanya dimanfaatkan sebagai kampanye.

"Kenapa? Karena selalu ada kampanye, dikira kampanyelah. Ini (pekerjaan) tanggung jawab kami, kok. Menata lingkungan tanggung jawab kami, kok. Iya dong, memberikan tempat layak kepada PKL itu tanggung jawab kami, dan nyata semua, kok. Tapi nggak apa-apa, kita ikuti saja aturan itu," katanya.

Hitungan Jam Sebelum Cuti, Djarot 'Manggung' di Peresmian Pujasera Blok S

Menjelang masa cuti kampanye yang tinggal menghitung jam, Djarot Saiful Hidayat sedikit 'unjuk gigi'. Saat meresmikan sentra kuliner Loksem JS 14 dan pujasera di kawasan Blok S, Jakarta Selatan, Djarot menyanyikan beberapa buah lagu di atas panggung.

Awalnya, Kepala BKD Agus Suradika, yang menjadi vokalis dalam grup Gus Ploes, mengajak Djarot naik ke atas panggung. Agus 'merayu' Djarot untuk menyanyi sebelum masa cutinya dimulai besok, Selasa (7/3).

Djarot pun menyanyikan lagu 'Suka-suka', yang dipopulerkan oleh grup Duo Maia. Setelah itu, dia menawarkan diri untuk menyanyikan lagu yang menggambarkan seseorang yang harus pergi namun akan kembali.

"Saya besok harus cuti, tapi besok saya pasti kembali, ini lagu 'Pergi untuk Kembali'," ujar Djarot di lokasi, Senin (6/3/2017).

Warga pun bersorak riuh. Djarot membawakan lagu yang dipopulerkan oleh Marcello Tahitoe tersebut dengan syahdu.

Merasa masih kurang, Agus kembali mengajak Djarot menyanyikan lagu 'Diana' dan 'Jakarta'. Setelah membawakan empat lagu itu, Djarot menolak menyanyi lagi.

Warga pun bertepuk tangan riuh. Djarot tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

Setelah itu, Djarot meninjau 75 kios pujasera di Blok S. Tak mau ketinggalan, Djarot turut menikmati hidangan Baso Kumis dan es podeng yang terkenal di tempat itu. (nth/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads