"Kita mendapatkan video amatir yang sudah masuk YouTube akan kita pelajari, dalami, dan akan kita cari lewat CCTV," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Senin (6/3/2017).
Dari hasil analisis terhadap video amatir dan kamera CCTV tersebut, polisi berharap dapat menangkap pelakunya. Polisi sudah memeriksa lima orang saksi terkait peristiwa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tawuran terjadi di jembatan perbatasan antara Jl Tambak, Menteng, Jakpus, dengan Manggarai, Jaksel, pada Minggu (5/3) kemarin. Dua orang remaja, Sutan (16) dan Fikri (18), tewas dalam kejadian itu.
Belum diketahui apa penyebab kematian korban. Salah satu korban sudah diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim.
"Salah satu korban lagi tidak diautopsi karena keluarganya menolak," kata Argo tanpa menjelaskan lebih lanjut soal identitas keluarga korban yang menolak autopsi.
Sementara itu, pada sore tadi, tawuran susulan kembali terjadi di lokasi yang sama. Diduga aksi ini merupakan aksi balas dendam atas kejadian kemarin. (mei/fdn)











































