"Disediakan Polwan bertujuan untuk, pertama, memberi edukasi (lalu lintas). Kalau Polwan yang kasih edukasi kan menarik. Kedua, kan ada anggapan polisi galak. Nah, ini nggak, kan Polwan-ku sahabatku. Terus belajar disiplin lalu lintas sejak dini," ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Andri Yansah kepada wartawan di Rusun Pesakih, Senin (6/3/2017).
Polwan disiapkan setiap hari pada saat siswa berangkat sekolah. Kegiatan ini akan dievaluasi oleh Dinas Perhubungan beserta Dirlantas Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom |
Program ini diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Senin (6/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Ahok mengatakan tertib lalu lintas adalah salah satu program kerja selama menjadi gubernur.
"Program ini bertujuan untuk menjalankan salah satu dari lima tertib. Tertib hunian, lalu lintas, pedagang kaki lima, demo, dan sampah," ujar Ahok kepada penghuni rusun.
Selain itu, Polwan disiapkan tidak hanya untuk mengedukasi anak sekolah. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Ermayudi Sumarsono.
"Jadi nanti dalam bus ada interaksi. Tidak hanya masalah lalu lintas, tapi masalah lainnya. Seperti konseling saja," ujar Ermayudi di lokasi yang sama. (aik/fdn)












































Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom