"Petanya baru kami lakukan karena pada 2018 ada 171 wilayah, pilgub, bupati, wali kota. Ini akan kami bahas lagi pada agenda rapat berikutnya," kata Wakil Ketua Umum PD Syarief Hasan di kantor DPP Demokrat, Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/3/2017).
"Belum (ada nama). Setelah kami bahas per daerah, baru kami lakukan pendataan informasi dari daerah tertentu," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum (Ridwan Kamil), figur belum, masih ada tahapan berikutnya. 2018 kan kalau tidak salah Juni 2018, masih banyak waktu bagi PD untuk konsolidasi dan pematangan untuk strateginya," jelas Syarief.
Sikap yang sama juga dimiliki Demokrat terkait Pilgub Jatim 2018. Termasuk soal kabar-kabar yang menyebut Agus Yudhoyono akan bersaing di Pilgub Jatim.
"Kata siapa itu? Di kami belum ada. Rumor saja," ucapnya.
DPP PD hari ini melakukan rapat pleno untuk evaluasi hasil Pilkada 2017 dan konsolidasi demi menatap Pilkada 2018. PD menyebut telah memenangi 45,5 persen wilayah yang melakukan pemilihan kepala daerah. Angka tersebut merupakan kemajuan dan di atas target PD sebelumnya, yaitu 35 persen.
Untuk Pilkada Serentak 2018, PD mempunyai target berbeda. Kali ini angkanya di atas 35 persen, yakni 50 persen.
"Angka 45,5 persen. Pada pilkada kali ini melebihi dari target, target kita 35 persen. Dari pilkada 2015 hanya 45 persen, ada peningkatan setengah persen. Mudah mudahan 2018 kita optimis 50 persen," jelas Syarief.
Dalam rapat kali ini, PD tidak membahas soal sikap mereka di putaran kedua Pilgub Jakarta. Meski demikian, PD menyebut penentuan sikap akan diserahkan kepada calon yang maju, yakni Agus Harimurti Yudhoyono. (gbr/imk)











































