Dukung KPK Bongkar Kasus Korupsi e-KTP, Ketum PAN: Ini Uji Nyali

Dukung KPK Bongkar Kasus Korupsi e-KTP, Ketum PAN: Ini Uji Nyali

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 06 Mar 2017 16:54 WIB
Dukung KPK Bongkar Kasus Korupsi e-KTP, Ketum PAN: Ini Uji Nyali
Zulkifli Hasan (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Pengungkapan kasus korupsi e-KTP terus bergulir dan akan disidangkan pekan ini. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendukung upaya KPK menyelesaikan kasus korupsi megaproyek tersebut.

"Kita dukung KPK berantas sampai tuntas. Itu kasus besar, kita mendukung penuh agar ini dituntaskan," ungkap Zulkifli di Gedung Nusantara V, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/3/2017).

Zulkifli mengatakan sudah memanggil dan mengklarifikasi kadernya soal kasus e-KTP ini. "Sudah dipanggil. Makanya kita dukung KPK sampai tuntas ke akar-akarnya," sebut Ketua MPR itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia tak menyebut nama-nama anggota Fraksi PAN yang sudah dimintai klarifikasi internal. Mantan Menteri Kehutanan ini meminta KPK tidak tebang pilih dalam mengungkap kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 Triliun itu.

"Sudah, kita serahkan saja sama KPK. Jadi KPK jangan pilih-pilih, dong. Tuntaskan," tegas Zulkifli.

Baca Juga: Jelang Sidang Kasus e-KTP, KPK: Eksekutif dan Legislatif Terlibat

KPK menyebut ada 14 orang yang sudah mengembalikan uang terkait suap kasus e-KTP, termasuk beberapa anggota DPR yang saat itu masuk di Komisi II periode 2009-2014. Beberapa orang juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi.

"Pokoknya kita serahkan KPK. Kalau saya ngomong ini, nanti dibilangnya membela. Pokoknya serahkan saja kepada KPK. Kita dukung penuh 1.000 persen usut tuntas," ucapnya.

Menurut Zulkifli, ini adalah bentuk tantangan bagi KPK untuk mengungkap kebenaran terkait kasus korupsi e-KTP. Saat ditanya apakah PAN akan memberi sanksi jika ada kadernya yang terlibat, ia hanya menjawab defensif.

"Uji nyali dari KPK. Katanya ada banyak nama besar, ada menteri, gubernur, macam-macam. Ya, coba saja kita lihat," tutur Zulkifli.



(elz/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads