"Kita dukung KPK berantas sampai tuntas. Itu kasus besar, kita mendukung penuh agar ini dituntaskan," ungkap Zulkifli di Gedung Nusantara V, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/3/2017).
Zulkifli mengatakan sudah memanggil dan mengklarifikasi kadernya soal kasus e-KTP ini. "Sudah dipanggil. Makanya kita dukung KPK sampai tuntas ke akar-akarnya," sebut Ketua MPR itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah, kita serahkan saja sama KPK. Jadi KPK jangan pilih-pilih, dong. Tuntaskan," tegas Zulkifli.
Baca Juga: Jelang Sidang Kasus e-KTP, KPK: Eksekutif dan Legislatif Terlibat
KPK menyebut ada 14 orang yang sudah mengembalikan uang terkait suap kasus e-KTP, termasuk beberapa anggota DPR yang saat itu masuk di Komisi II periode 2009-2014. Beberapa orang juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi.
"Pokoknya kita serahkan KPK. Kalau saya ngomong ini, nanti dibilangnya membela. Pokoknya serahkan saja kepada KPK. Kita dukung penuh 1.000 persen usut tuntas," ucapnya.
Menurut Zulkifli, ini adalah bentuk tantangan bagi KPK untuk mengungkap kebenaran terkait kasus korupsi e-KTP. Saat ditanya apakah PAN akan memberi sanksi jika ada kadernya yang terlibat, ia hanya menjawab defensif.
"Uji nyali dari KPK. Katanya ada banyak nama besar, ada menteri, gubernur, macam-macam. Ya, coba saja kita lihat," tutur Zulkifli.
(elz/imk)











































