Kumpul di NasDem, Partai Pengusung Ahok Bahas Strategi Putaran Dua

Kumpul di NasDem, Partai Pengusung Ahok Bahas Strategi Putaran Dua

Heldania Utri Lubis - detikNews
Senin, 06 Mar 2017 15:20 WIB
Kumpul di NasDem, Partai Pengusung Ahok Bahas Strategi Putaran Dua
Partai pengusung Ahok-Djarot berkumpul di kantor DPP NasDem. (Heldania Utri Lubis/detikcom)
Jakarta - Siang ini empat partai pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam Pilgub DKI 2017 menggelar pertemuan tertutup di kantor DPP Partai NasDem. Mereka membahas konsolidasi terkait putaran kedua Pilgub DKI mendatang.

Konsolidasi itu dihadiri oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily, Sekretaris NasDem DKI Wibi Andrino, Ketua Hanura DKI Muhammad Sangaji, Ketua DPP PPP Humphrey Djemat, serta Bendahara Timses Ahok-Djarot, Charles Honoris, yang merupakan politikus PDIP.

"Hari ini kita datang melakukan pertemuan di DPP Partai NasDem, tentu dengan tujuan memperkuat tali silaturahmi sesama partai pendukung Ahok-Djarot. Selain itu, juga untuk melaporkan kepada Pak Surya Paloh tentang konsolidasi terkait putaran kedua Pilgub DKI Jakarta mendatang," kata Hasto di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Senin (6/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasto menyebut strategi yang digunakan untuk memenangkan Ahok-Djarot adalah memperkuat persatuan partai politik pendukung Ahok-Djarot. Dia menyebut yakin mencapai kemenangan. Hal itu dilihat dari hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Ahok-Djarot cukup besar.

"Strategi pemenangan pemilu yang kita lakukan adalah dengan mengimbau seluruh kekuatan parpol menyatu untuk memenangkan Ahok-Djarot. Apalagi hasil survei menunjukkan 72 persen tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ahok-Djarot. Saya kira tentu ini adalah modal kemenangan, dan strategi terbaik untuk pemenangan pemilu, seluruh kekuatan parpol menyatu untuk memenangkan Ahok-Djarot. Angka 72 persen tingkat kepuasan jadi modal kemenangan, strategi terbaik mencapai target kemenangan kita pada Pilgub DKI nanti," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ace menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan arahan terkait strategi kemenangan. Ace menyebut parpol adalah modal utama bagi tim pemenangan untuk akhirnya memenangkan Ahok-Djarot.

"Hari ini kami berkumpul di DPP Partai NasDem. Ini bagian dari silaturahmi dan tentu juga untuk meminta arahan terkait strategi pemenangan. Parpol adalah modal utama bagi kami untuk menentukan kekuatan bagaimana memenangkan Ahok-Djarot. Kami mendapatkan banyak masukan dan arahan, itu semua akan kami jadikan strategi di dalam waktu yang saat ini tersisa 42 hari ke depan," kata Ace.

Ace menyebut banyak hal yang disampaikan oleh Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai NasDem, salah satunya arahan untuk mensolidkan pendukung dan relawan.

"Banyak hal disampaikan oleh Pak Surya Paloh. Beliau menitikberatkan agar parpol pendukung, khususnya relawan, untuk lebih diaktifkan, disolidkan, dan dikedepankan. Beliau berpesan untuk menyatukan kekuatan yang ada, membangun sinergi, dan pada saatnya nanti pada 19 April yakin akan kemenangan yang kita akan raih," sebutnya.

Selain itu, Ace menyebut, Surya Paloh menyampaikan pilkada di Jakarta adalah barometer nasional, sehingga perlu dibangun demokrasi di Indonesia di atas nilai kebangsaan.

"Kedua, Surya Paloh juga menyampaikan bahwa pilkada di DKI ini bukan semata-mata Pilkada DKI Jakarta. Tapi ini adalah barometer nasional. Kita bicara tentang Indonesia, dan demokrasi Indonesia dibangun atas nilai-nilai kebangsaan. Partai NasDem menyampaikan apa pun akan dilakukan untuk kemenangan Ahok-Djarot pada 19 April nanti," tutupnya. (imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads