"Ya silaturahim biasa saja, nggak juga (bicara pilkada) ya, pokoknya kita minta doanya supaya Indonesia itu bisa aman," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (6/3).
Secara singkat, Djarot mengatakan, sewaktu berkunjung ke Jawa Tengah, dia diajak oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk membahas masalah pangan. Kemudian Djarot diajak menuju Rembang, sekaligus menghadiri Hari Pers Nasional di Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari sebelumnya, Kamis (2/1), Djarot juga sempat menemui Buya Syafii Maarif di Yogyakarta. Dia tak menampik bahwa pertemuannya dengan kedua tokoh agama tersebut untuk meminta doa restu.
"Ya untuk minta doa supaya Jakarta bisa aman kondusif, kan beliau-beliau tokoh yang punya integritas dan selalu menyampaikan kesejukan, ya kita minta doa restu," lanjutnya.
Namun pertemuannya itu, disebut Djarot, karena bertepatan dengan agenda kerjanya. Dia menambahkan tujuan utama pertemuan tersebut adalah bersilaturahmi.
"Karena kebetulan ada tugas waktu itu di Jogja untuk forum daerah otonomi khusus. Nah kebetulan saya kan deket sama Pak Buya, jadi karena saya sudah kenal lama ya silaturahim," tambahnya. (nth/imk)











































