Hal ini disampaikan JK dalam sambutannya di Rakernas Institut Lembang Sembilan di Hotel Mercure, Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat, Senin (6/32017).
"Padahal 1,2 juta orang Indonesia ke Saudi tiap tahun. Orang Saudi banyak juga ke sini, tapi arahnya ke Puncak. Kenapa ke Puncak?" tanya JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK menyebut kondisi geografis di Timur Tengah tidak memungkinkan tumbuhnya buah-buahan. Hal ini berbeda dengan kondisi geografis di Indonesia.
"Di Timteng mana ada buah di pinggir jalan. Semuanya impor, kecuali kurma," kata JK.
Pada Januari 2016, data Badan Pusat Statistik menyebutkan jumlah wisatawan Arab yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 814 ribu orang pada 2015 atau naik dari tahun sebelumnya, 772 ribu.
Namun belum ada data mutakhir tentang jumlah kunjungan turis Arab ke Puncak. Dinas Wisata dan Budaya Kabupaten Bogor mendata, pada 2012, turis Arab yang menyambangi Puncak sebanyak 62 ribu orang. (fiq/rvk)










































