Fasilitas RS Tak Memadai, Tes Kejiwaan Corby Ditolak

Fasilitas RS Tak Memadai, Tes Kejiwaan Corby Ditolak

- detikNews
Senin, 18 Apr 2005 11:30 WIB
Denpasar - Upaya pemeriksaan kejiwaan terdakwa narkoba Schapelle Leight Corby (27) ditolak RSUD Wangaya, Jalan Kartini, Denpasar dengan alasan fasilitas rumah sakit tidak memadai.Demikian disampaikan Dr Setyawati Hartawan, bidang pelayanan RSUD Wangaya usai menerima Kasipidum Kejati Bali I Wayan Suwela di Jalan Kartini, Denpasar, Senin (18/4/2005)."Dari hasil koordinasi dengan dokter ahli kejiwaan, kami tidak mempunyai fasilitas seperti rawat inap untuk menampung pasien. Kami menganjurkan agar diperiksa di RSUP Sanglah dan RS Jiwa Bangli," kata Setyawati.Alasan lainnya, lanjut dia, dari hasil koordinasi ada beberapa hal yang akan diperiksa dan ada banyak indikator seperti foto kepala, observasi dan memerlukan psikolog."Rumah sakit ini tidak memiliki psikolog. Untuk mengetahui apakah dia (Corby) betul-betul sakit jiwa memerlukan waktu observasi dan rawat inap selama 2 minggu," ujarnya.Setyawati menambahkan pihak Kejati Bali menginginkan pemeriksaan tersebut selesai dalam hitungan jam. Sedangkan, dokter kejiwaan menilai waktu tersebut tidak cukup. "Sulit untuk menentukan hasil hanya dalam hitungan jam," imbuhnya. Corby, warga negara Australia ini kini mendekam di ruang tahanan Kejari Denpasar, Jalan Sudirman. Pengacara Corby masih menunggu surat penetapan pemeriksaan kesehatan dari Pengadilan Negeri Denpasar. Rencananya, Corby akan diperiksa di RS Sanglah. (aan/)


Berita Terkait