Inginkan Silat Go International, Sandiaga: SDM Harus Ditingkatkan

Inginkan Silat Go International, Sandiaga: SDM Harus Ditingkatkan

Andhika Prasetia - detikNews
Minggu, 05 Mar 2017 19:54 WIB
Inginkan Silat Go International, Sandiaga: SDM Harus Ditingkatkan
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Pasangan calon Pilgub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapat dukungan dari sanggar silat di Jakarta Barat, Beksi Kong Ni'an. Menurut Sandiaga, silat harus dimanifestasikan menjadi salah satu daya tarik wisata Jakarta.

"Kekayaan budaya dan bisa dimanifestasikan menjadi daya tarik wisata. Kami ambil inisiatif palang pintu harus naik kelas, silat Betawi harus internasional," ujar Sandiaga di Jalan Kali Baru Barat VII, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (5/3/2017).

Beksi Kong Ni'an merupakan sanggar silat di bawah naungan Pagar Budaya Betawi. Sandiaga berpesan agar kualitas SDM pesilat harus ditingkatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus memiliki program meningkatkan SDM pesilat itu sendiri seperti mereka bisa bahasa asing, supaya nanti menerima tamu sebagai tour guide dan memperagakan silat palang pintu. Tadi jawara menawarkan menjaga TPS," ujar Sandiaga.

Inginkan Silat Go International, Sandiaga: SDM Harus DitingkatkanFoto: Andhika Prasetia/detikcom
Cawagub nomor urut 3 juga mengungkapkan para jawara di Jakarta Barat telah menawarkan diri untuk menjaga TPS. Masih di kawasan yang sama, Sandiaga juga melakukan senam sore bersama para pendukungnya. Ia tampak mengenakan topi bertuliskan 'Jakarta Tolak Reklamasi' saat turun dari mobilnya.

Inginkan Silat Go International, Sandiaga: SDM Harus DitingkatkanFoto: Andhika Prasetia/detikcom
Sandiaga mengenakan kaos polo berwarna putih, dipadankan dengan celana krem dan sepatu 'OK OCE' berwarna hitam. Sandiaga hanya sebentar mengenakan topi tersebut. Kemudian, ia menyapa dan berfoto bersama para relawan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.

Sandiaga juga menjelaskan bahwa ia bersama Anies Baswedan secara tegas menolak reklamasi. Alasannya, reklamasi dianggap merugikan kaum minoritas khususnya nelayan.

"Reklamasi itu menyusahkan. Hanya berpihak kepada golongan tertentu, kami akan menolak reklamasi dilanjutkan," tegas Sandiaga.

Acara ini sekaligus deklarasi relawan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni untuk mendukung Anies-Sandi di putaran kedua Pilkada DKI. Relawan ini bernama JAS atau 'Jagoin Agus-Sylvi' kini berganti menjadi 'Jagoin Anies-Sandi'.

"Saat ini kita akan memilih pemimpin Jakarta. Saya minta, apakah kita masih mau menjadi budak di negeri kita sendiri? No, no, no, no! Karena kita akan menderita lima tahun bahkan seumur hidup jika salah pilih," ujar salah seorang relawan kepada warga Cilincing. (dkp/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads