Lima Proyek KPU Jadi Sasaran Audit Investigatif BPK

Lima Proyek KPU Jadi Sasaran Audit Investigatif BPK

- detikNews
Senin, 18 Apr 2005 11:17 WIB
Jakarta - Dugaan korupsi di KPU masih terus diincar. Sedikitnya ada lima proyek di KPU yang kini jadi sasaran audit investigatif BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Proyek-proyek lain menyusul.Adanya lima proyek yang jadi sasaran audit investigatif ini diketahui dari pengakuan Mulyana dalam BAP (berita acara pemeriksaa) oleh KPK. Kopian BAP diterima oleh redaksi detikcom. Lima proyek yang jadi sasaran audit investigatif BPK ini adalah:1. pengadaan kotak suara, dengan ketua panitia pengadaan Mulyana W Kusumah2. pengadaan teknologi informasi dengan ketua panitia pengadaan Chusnul Mariyah3. pengadaan formulir Pemilu 2004, dengan ketua pengadaan Daan Dimara4. pengadaan tinta, dengan ketua panitia pengadaan Rusadi Kantaprawira5. pengadaan surat suara, dengan ketua panitia pengadaan Mulyana W Kusumah Kelima sasaran proyek audit investigatif ini, kata Mulyana, dipaparkan dalam pertemuan tim BPK yang diketahui Harjanto. Pertemuan itu berlangsung pada pertengahan Februrai tahun 2005 yang dihadiri para personel KPU yang dipimpin Mulyana. Dalam pertemuan itu, Harjanto menyampaikan, ada 15 proyek pengadaan di KPU yang akan diperiksa oleh tim BPK tersebut. Namun, hanya ada lima proyek yang akan dijadikan sasaran audit investigatif. Menurut Mulyana, laporan audit operasional BPK sebelumnya pada bulan Desember 2004 menunjukkan ada indikasi KKN dalam pengadaan kotak suara KPU. Namun, Mulyana tidak menjelaskan seperti apa indikasi KKN tersebut.Tidak Ada Nama Hamid Dalam lima proyek yang dijadikan sasaran audit investigatif itu, tidak terdapat proyek yang ditangani Hamid Awaluddin (kini Menteri Hukum dan HAM). Padahal, pada saat persiapan Pemilu 2004, Hamid menjadi ketua panitia pengadaan kartu pemilih dan pencetakan surat suara. Apakah proyek pengadaan yang ditangani Hamid tidak ada indikasi kasus korupsi? Belum tentu. Seorang anggota pimpinan KPK yang ditemui detikcom, Senin (18/4/2005) menyebutkan, semua proyek di KPU akan jadi sasaran audit investigatif. Lima sasaran audit investigatif itu hanya ditangani satu tim. "Ada beberapa tim yang melakukan audit," kata dia. Masih banyak proyek yang kemungkinan akan diinvestigasi lebih lanjut. "Ada pengadaan mobil dinas, pengadaan bilik suara, dan lain-lain," kata dia. (asy/)


Berita Terkait