Pleno Putaran Dua, Ketua KPU DKI Apresiasi Agus-Sylvi

Pleno Putaran Dua, Ketua KPU DKI Apresiasi Agus-Sylvi

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 04 Mar 2017 21:27 WIB
Pleno Putaran Dua, Ketua KPU DKI Apresiasi Agus-Sylvi
Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - KPU DKI menetapkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno maju di putaran kedua Pilkada DKI. Ketua KPU DKI Sumarno juga memberikan apresiasi kepada Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang menyatakan menerima kekalahan di putaran pertama.

Pada acara Rapat Pleno terbuka, KPU DKI membacakan surat keputusan penetapan pasangan calon peserta Pilkada DKI putaran kedua. Sumarno lalu memberi selamat kepada Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga.

"Semoga kedua pasangan calon bisa berkontestasi secara sehat dan bermartabat sehingga Pilkada DKI kita akan menjadi referensi, contoh, dan baromater proses demokrasi di tingkat nasional," ujar Sumarno dalam rapat pleno di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumarno memberi apresiasi kepada Agus-Sylvi, pasangan nomor urut satu di Pilgub DKI yang tidak berhasil lolos di putaran kedua. Agus-Sylvi memang langsung legawa menerima kekalahannya begitu hasil quick count keluar. Keduanya juga memberi selamat kepada Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga pada malam hari setelah pencoblosan.

"Saya atas nama KPU DKI Jakarta juga menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada pasangan Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dan Ibu Sylviana Murni yang telah secara legowo menyampaikan penerimaan hasil peungutan suaranya dan kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan nomor urut 2 dan 3," sebut Sumarno.

"Ini tradisi yang baik, sportivitas di dalam demokrasi menjadi sebuah keniscayaan jika kita ingin membangun peradaban demokrasi yang lebih baik. Kesiapan untuk menerima kekalahan itu bukan perkara mudah tapi kemudian kematangan dalam berdemokrasi kemudian mengantarkan siapapun yang menghasilkan suara lebih banyak kemudian diberikan apresiasi dan ucapan selamat," imbuhnya.



Sikap legawa yang ditunjukkan Agus-Sylvi menurut Sumarno mengingatkan banyak orang mengenai sportivitas yang dijunjung tinggi pada pilkada DKI sebelumnya. Saat Pilgub DKI 2007, pasangan Adang Daradjatun-Dani Anwar kalah dari pasangan Fauzi Bowo-Prijanto. Adang-Dani langsung legowo mengaku kalah dan memberikan selamat kepada pasangan yang menang meski baru dalam versi quick count.

"Hal yang sama juga terjadi pada Pilkada 2012, ketika Bapak Jokowi dan Bapak Basuki Tjahaja Purnama memperoleh suara lebih banyak maka pasangan Pak Fauzi Bowo dan Bapak Nachrowi Ramli kemudian juga menyampaikan ucapan selamat kepada kedua pasangan dan juga yang sangat penting kedua pasangan juga menyampaikan ke para pendukungnya untuk menyampaikan kemenangan itu secara sederhana," tutur Sumarno.

"Sehingga tensi politik yang tadinya tinggi kemudian berubah menjadu sangat adem dan kembali warga Jakarta menjadi sebuah keluarga. Semooga Pilgub DKI 2017 mengulang kesuksesan Pilkada 2007 dan 2012," sambungnya.

Setelah memberikan selamat kepada pasangan yang maju di putaran kedua Pilgub DKI dan memberi apresiasi kepada Agus-Sylvi, ia lalu menutup rapat pleno. Acara ini hanya dihadiri oleh Anies-Sandi. Ahok-Djarot yang sebelumnya sudah tiba kemudian pergi karena rapat pleno telat dimulai.

"Dengan demikian rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon peserta Pilgub DKI putaran kedua dinyatakan selesai," tutup Sumarno. (jbr/elz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads