Saat longsor terjadi pada Jumat (3/3) pukul 18.30 WIB, kedua korban tidak berhasil diselamatkan. Salah satu anak korban, Mugiyo, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, tidak berhasil menyelamatkan orang tuanya. Dia mengalami luka di bagian kaki saat melompat ke sungai di depan rumahnya.
"Kita akan pindahkan dulu kedua truk itu, karena menutup ke arah rumah korban yang terkena longsoran, baru setelah itu bisa masuk," kata Kepala BPBD Gunungkidul Budihardjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kesulitannya dan harus pakai alat berat untuk membongkar dan memecah," kata salah satu relawan Wardoyo.
Hingga saat ini, tim relawan berusaha menarik lebih dulu satu unit truk yang masih tertimbun. Posisi rumah yang tertimbun batuan besar hanya kelihatan beberapa tiang rumah dan roboh ke arah sungai yang ada di dekatnya. Tebing perbukitan batu kapur setinggi 30-an meter yang ditambang sebelumnya runtuh dan mengubur rumah milik Manto.
Tiga unit dump truck dan satu alat berat milik penambang rusak. Jumlah kerugian sampai saat ini masih dihitung oleh tim dari desa setempat.
(bgs/try)











































