Sandiaga Bertemu dengan Menko Polhukam Era SBY, Ini yang Dibahas

Sandiaga Bertemu dengan Menko Polhukam Era SBY, Ini yang Dibahas

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 03 Mar 2017 19:08 WIB
Sandiaga Bertemu dengan Menko Polhukam Era SBY, Ini yang Dibahas
Sandiaga Uno bertemu Djoko Suyanto / Foto: Dok. Tim Anies-Sandi
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan mantan Menko Polhukam di Kabinet Indonesia Bersatu II, Djoko Suyanto. Kepada Sandiaga, Djoko Suyanto mengingatkan mengenai stabilitas keamanan.

"Saya juga tadi ketemu dengan teman dari jaman pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), baru saja ketemu Pak Djoko Suyanto mantan panglima TNI dan juga mantan Menko Polhukam juga menitipkan yang sama, jaga stabilitas," kata Sandiaga di Jalan Robusta, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Junat (3/3/2017).

Sandiaga mengaku pertemuan tersebut usai melakukan salat Jumat di restoran Bale Bengong, Jakarta Timur, Jumat (3/3) siang tadi. Sandiaga mengatakan, Djoko bersimpati padanya karena mengangkat isu yang relevan bagi warga Jakarta.

"Pak Djoko sampaikan bahwa isu primordialisme sama sekali nggak relevan, yang relevan itu justru isu-isu sosial, ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, harga bahan pokok, isu keamanan, isu geopolitik yang memastikan bahwa Jakarta sebagai ibukota dari Indonesia yang sekarang yang sangat seksi di Internasional," katanya.

"Ini yang harus kita hadirkan, Jakarta yang stabil, Jakarta yang tidak terpecah belah apalagi Jakarta yang terkotak-kotak," imbuhnya.

Sandiaga mengatakan Djoko Suyanto tidak kemudian secara resmi memberikan dukungan kepada dirinya. Sandiaga mengatakan pertemuan tersebut hanya sebatas dialog untuk mendengarkan aspirasi semata.

"Nggak menyatakan dukungan, beliau bilang hanya sudah di luar pemerintahan, nggak punya jabatan hanya memberikan simpati," katanya.

"Sebenarnya semua komunikasi kita buka salurannya, bukan karena mereka jenderal. Kita berkomunikasi dengan siapa saja. Cukup komunikasi kita, rakyat jangan dibeda-bedakan baik rakyat menengah atas maupun bawah harus kita rangkul. Kita pokoknya rangkul semua," tambahnya. (fdu/imk)


Berita Terkait